Ganjar Pranowo Tepis Fitnah yang Dialamatkan Kepadanya

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah (Jateng) nomor urut satu, Ganjar Pranowo tak akan menanggapi segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Politisi PDI Perjuangan ini menganggap apa yang menerpanya sebagai bagian dari konsekuensi ketika ia memilih berkiprah dalam dunia politik. Hanya saja ia sangat menyayangkan jika bangsa ini harus menanggung beban, lantaran fitnah maupun kampanye hitam menjadi budaya dan selalu dijadikan komoditas politik setiap kali jelang pemilihan.

Hal itu diungkapkan Ganjar Pranowo dalam diskusi lintas agama yang digagas warga Dusun Kuncen Desa Badran Kabupaten Temanggung Jateng, Senin (16/04/2018) malam. Dalam obrolan ringan dengan konsep angkringan itu gubernur petahan ini banyak memberikan pernyataannya tentang berbagai isu miring yang selalu diarahkan kepada dirinya.

“Awalnya iya (risih) karena saya punya anak, punya istri dan keluarga. Jika keluarga anda difitnah, pasti keluarga yang lain juga sakit. Mungkin orang di sana tertawa dan bertepuk tangan, tapi dalam sebuah politik risiko mesti akan saya hadapi karena setiap hari ada saja orang yang melakukan hal seperti itu,” ungkap Gajar Pranowo.

Calon yang berpasangan dengan Taj Yasin ini menduga fitnah-fitnah tersebut sengaja dibuat dihembuskan untuk menyerang dirinya. Menurutnya hal itu dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab, baik secara kelompok maupun individu dengan berbagai kepentingan.

“Bukan tidak mungkin ada kelompok yang ingin terus memproduksi fitnah itu. Kira-kira kepentingannya apa, macam-macam. Ada yang tidak suka dengan saya, ingin menurunkan skor politik saya,” tandasnya.

Pria asli Purworejo ini mengaku sebenarnya mengetahui pihak-pihak mana yang selama ini menyebarkan fitnah maupun berita bohong alias hoaks menyudutkan dirinya. Namun sampai saat ini Ganjar Pranowo lebih memilih bersabar dan tak menempuh langkah hukum untuk menyelesaikannya.

“Biasanya kalau di medsos kita cukup gampang membacanya. Kerena akunnya anonim, timelinenya terbaca dukungannya kepada siapa. Sehingga yang seperti ini saya jelaskan secara terbuka,” ungkap Ganjar Panowo.

Pada diskusi ini Gajar Pranowo menegaskan, kabar miring yang selama ini selalu dikatkan tentang dirinya adalah tidak benar. Hal ini terbukti, walaupun ia terus diserang namun fitnah-fitnah itu tak pernah terbukti secara hukum di pengadilan.

“Karena intinya hampir semua fitnah tidak pernah saya lakukan. Itu harus dijelaskan kepada publik dengan data dan fakta yang kita miliki ini. Cuma kadang-kadang saya tidak tega untuk menyebut nama-nama. Sehingga seperti tadi, biarlah mereka membaca sendiri. Akhirnya masyarakat akan teredukasi dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Ganjar Pranowo juga berjanji akan memperhatikan Tempat Pendidikan Al Quran di desa-desa. Tak hanya itu, kesejahteraan para pengajar Al Quran juga akan menjadi proiritasnya karena dari para pendidik inilah akan lahir generasi-generasi penerus berjiwa Islami. (Van)

BERITA REKOMENDASI