Gedung Baru, RSUD Dr Tjitrowardojo Jaring Pasien Non BPJS

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sekitar 20 persen warga masyarakat Kabupaten Purworejo kategori mampu tidak memanfaatkan BPJS kesehatan. Untuk kebutuhan kesehatan mereka mampu berobat secara mandiri, bahkan tidak jarang mereka memilih berobat ke luar daerah atau bahkan luar negari dengan fasilitas yang terbaik.

“Dengan kebutuhan masyarakat non BPJS inilah kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, dengan fasilitas  VIP B gedung Pavilyun Bima,” kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Trjitrowrdojo drg Gustanul Arifin MKes, Jumat (2/8).

Usai doa bersama penggunaan gedung baru Pavilyun Bima lantai 3 di kompleks RSUD setempat Gustanul Arifin menjelaskan, fasilitas gedung baru senilai Rp 38 miliar yang memanfaatkan dana BLUD RSUD ini  diharap mampu memberikan jawaban kepada warga masyarakat Purworejo kategori mampu untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan di rumah sakit ini. “Kalau di daerah tersedia, saya yakin mereka akan memanfaatkan rumah sakit ini,” tandasnya.

Menurutnya, selama ini warga masyarakat non BPJS termasuk masyarakat mampu lebih banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan di luar Purworejo bahkan luar negeri. Terutama Malaysia dan Singapure. “Padahal dokter-dokter di sana banyak yang sekolah di Indonesia,” tambahnya.

Soal biaya lanjut Gustanul Arifin, dapat diakses siapa saja, jelas dan terbuka. Bahkan masyarakat pengguna BPJS pun juga bisa memanfaatkan fasilitas ini, dengan catatan, kelebihan biaya tetap ditanggung pasien setelah dikurangi BPJS.(Nar)

BERITA REKOMENDASI