Gelar Workshop di Jogja, Pemkab Bantah Pemborosan

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN (KRJOGJA.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen selama 3 hari, Senin (18/09/2017) sampai Rabu (20/09/2017), menggelar Workshop Tunas Integritas (WTI) bagi para pimpinan dan sekretaris organisasi pemerintah daerah (OPD) Kebumen beserta pimpinan fraksi DPRD Kebumen, di sebuah hotel berbintang Yogyakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Mahmud Fauzi, ketika ditemui di Ruang Rapat DPRD Kebumen, Selasa (19/09/2017), mengungkapkan bahwa Pemkab Kebumen memang sengaja memilih Yogyakarta sebagai lokasi workshop untuk memudahkan pembicara menjangkau tempat kegiatan. Konsekuensinya, Pemkab Kebumen harus mengeluarkan biaya akomodasi peserta cukup besar dengan dana APBD 2017 Kebumen.

"Kendati menggunakan dana kas daerah untuk membiayai akomodasi peserta, namun  kami tak ingin ada polemik bahwa kegiatan ini merupakan sebuah pemborosan. Haruslah dilihat dari sisi positifnya, yaitu manfaatnya untuk peningkatan integritas aparat dalam pencegahan korupsi di Kebumen," ujar Mahmud Fauzi.

Dalam kegiatan tersebut Pemkab Kebumen mengundang narasumber dari Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. Mengingat mobilitas narasumber yang tinggi karena harus menjadi pembicara di berbagai daerah, maka Pemkab sengaja memilih lokasi di Yogyakarta yang dekat dengan bandar udara.

"Dengan dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat kegiatan, narasumber tak perlu  bersusah payah ke Kebumen dengan jalan darat selama 3 jam," jelas Fauzi.

Bila workshop diselenggarakan di Kebumen maka akan terjadi penghematan dana APBD, mengingat narasumber dari KPK tak bersedia menerima honor pembicara. Namun opsi penghematan tersebut menurut Fauzi sengaja diabaikan demi memudahkan mobilitas pembicara.

"WTI Tingkat Nasional di bulan Maret 2018 mendatang Kebumen ditunjuk sebagai tuan rumah. Mengingat pesertanya nanti berasal dari seluruh daerah di Indonesia, hasil WTI yang optimal di Yogyakarta ini diharapkan bisa berimbas positip bagi kesuksesan WTI Tingkat Nasional tersebut," ujar Fauzi. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI