Generasi Sekarang Dianalogikan Sebagai Peminjam

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Prof Dr Muhadjir Effendy SPd MAP tampil berbicara sebagai keynote speaker di forum webinar yang dilaksanakan Muhammadiyah Tobacco Control Centre (MTCC) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), Selasa (25/08/2020). Webinar yang dibuka Rektor Unimma Dr Suliswiyadi MAg ini juga menampilkan beberapa pembicara, diantaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Drs H Tafsir MAg maupun lainnya.

Rektor Unimma diantaranya mengatakan lewat webinar ini diharapkan terhimpun komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai regulasi terkait pengendalian tembakau, termasuk regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Juga dikatakan Rektor Unimma, bahwa pembangunan berkelanjutan yang menjadi kata kunci webinar kali ini dirumuskan sebagai kegiatan pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini, tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang.

Dalam konsep pembangunan berkelanjutan, generasi masa kini bukanlah pemilik sumber daya alam yang ada saat ini. Generasi sekarang dianalogikan sebagai peminjam sumber daya alam dari generasi yang akan datang, sehingga dia harus memelihara dan mengembalikan sumber daya alam itu kepada generasi mendatang.

Sedang Menko PMK RI diantaranya mengatakan stunting serangannya dimulai ketika di anak masih berada di dalam kandungan atau janin. “Ibu yang perokok memiliki pengaruh terhadap janin di kandungannya, sedang suami perokok juga mengakibatkan menciptakan perokok pasif,” katanya.

Dikatakan, usia 18 tahun ke bawah, sejak menjadi janin, ancaman rokok salah satunya adalah menjadi faktor yang akan dapat menghambat upaya membangun manusia Indonesia, yaitu manusia produktif, berdaya saing tinggi, memiliki kemampuan intelektual maupun kemampuan kecakapan ketrampilan yang baik, serta akhlak yang mulia. Salah satu yang menjadi pengganjal atau jebakan adalah rokok.

Sementara itu Ketua MTCC Unimma Retno Rusdjijati kepada KRJogja.com diantaranya mengatakan kegiatan webinar ini merupakan gol-nya dari projek MTCC untuk mendampingi 20 kota dan kabupaten, mendatangkan bupati dan walikota se Jawa Tengah. Tujuannya untuk saling berbagi, pengalamannya seperti apa bagi daerah yang sudah menerapkan KTR agar yang belum dan akan menerapkan KTR dapat termotivasi. (Tha)

BERITA REKOMENDASI