Genjot Produksi, Petani Diminta Patuhi Anjuran Tanam

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo berupaya menggenjot produksi gabah selama tahun 2018. Pemkab menargetkan produktivitas padi 6,1 ton perhektare sertara gabah kering giling (GKG).

Upaya memaksimalkan produksi itu dilakukan mengingat hasil panen padi tahun 2017 kurang memuaskan. Berdasar angka sementara produksi hasil laporan petugas lapangan, hasil panen mencapai 333.119 ton GKG. Padahal tahun 2016, produksi mencapai 353.978 ton.

"Memang tahun kemarin ada penurunan, terutama saat musim tanam (MT) kedua," ujar Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Purworejo, Eko Anang SW, mewakili Kepala DP2KP Bambang Jati Asmara, kepada KRJOGJA.com, Selasa (06/02/2018).

Menurutnya, turunnya produksi terutama disebabkan cuaca ekstrim yang melanda Purworejo. Hujan dan angin kencang menggagalkan fase pembungaan hingga menyebabkan tanaman roboh jelang panen atau kebanjiran.

Selain itu, hama juga mempengaruhi produksi tahun 2017. "Paling berpengaruh hama sundep atau penggerek batang, serangannya merata dan bisa menurunkan produksi 10 – 20 persen untuk serangan ringan dan 50 – 60 persen jika berat," terangnya.

Meski demikian, luas panen pada tahun 2017 mengalami peningkatan dibanding 2016. Total padi sawah dan tegalan yang dipanen 2017 seluas 58.914 hektare, naik dari tahun sebelumnya yang 57.882 hektare.

Untuk tahun 2018, pemerintah menargetkan luasan tanam 31.943 hektare untuk periode Oktober – Maret dan 28.894 hektare periode April – September. "Target MT pertama 2018 lebih luas dari sawah di Purworejo, artinya petani harus jalankan sistem methuk atau mempercepat tanam berikutnya, sehingg bisa tanam pada Maret 2018," ungkapnya.

Selain sistem methuk, usaha meningkatkan produksi dilakukan dengan meminta petani menanam varietas unggul dan pemupukan berimbang. "Kalau dilakukan dengan baik, hasil pasti bagus. Misal untuk kondisi pertanaman padi kali ini, pantauan kami hasil panennya akan optimal," tegasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI