Gerai Kopi Temanggung Bakal Hadir di Eropa

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten Temanggung bakal mendirikan gerai khusus di sejumlah negara di eropa dan asia untuk memasarkan produk kopi terbaik dari daerah tersebut. Negara-negara itu antara lain, Jerman, Singapura, Malaysia, Jepang dan Amerika Serikat.

" Kopi Temanggung sudah lama diekspor, kini saatnya mempertegas eksistensi kopi Temanggung. Sehingga masyarakat kopi dunia semakin mengetahui,"  kata Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi, pada festival kopi Temanggung, Minggu (25/12/2016).

Dia mengatakan Pemkab Temanggung menganggarkan dana yang tidak sedikit untuk pemasaran kopi di dunia. Pendirian gerai itu akan diwujudkan pada 2017, untuk kota-kota yang akan ketempatan gerai tersebut dipastikan di kota perdagangan dan pariwisata, dengan harapan menjadi pusat informasi tentang kopi Temanggung sekaligus perwakilan pemasaran.

Disebutkan kopi arabika dan robusta di Temanggung  telah memiliki Indeks Geografis (IG) sebagai bukti kualitas kopi terbaik yang diakui dunia. Produsen kopi diharapkan melampirkan logo IG itu pada kemasan produk dan menjaga kualitas kopi yang diproses.

Irawan mengemukakan pada 2017 akan digelar pelatihan ekspor kopi bagi pelaku usaha dan masyarakat kopi di Temanggung. Ini sebagai salah satu wujud komitmen pemkab dalam mendongkrak pemasaran kopi dan peningkatan kesejahteraan petani kopi.

Penguasaha kopi, Ardhi Wiji mengatakan kopi Temanggung kopi akan dikenal dari daerah pemberangkatan ekspor, sayang selama ini kopi Temangggung diekspor melalui Semarang, Malang, Surabaya dan Bandung. Ini yang menyebabkan kurang dikenal. Padahal diperkirakan kopi Temanggung menguasai sekitar 60 persen ekspor dari Jateng.  " Kami membutuhkan dukungan dari pemerintah dalam mengekspor kopi secara mandiri," katanya.

Dia menyampaikan ada aset tanah milik pemkab yang kurang dimanfaatkan di Kecamatan Pringsurat, lahan yang berada di jalan Raya Semarang – Yogyakarta itu lebih baik dimanfaatkan sebagai gudang sekaligus pusat penjualan kopi Temanggung. Jadi mobil kontainer tidak perlu masuk ke Temanggung. Petani mengirim kopi ke tempat tersebut dan nanti pemberangkatan ekspor dapat dari tempat itu.

Ketua panitia  Festival Kopi Temanggung mengatakan kegiatan Festival Kopi Temanggung diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPMI) Temanggung. Festival digelar di Gedung Pemuda dari Jumat (23/12/2016) hingga Minggu (25/12/2016) dan diikuti 32 pelaku usaha kopi. Transaksi pemasaran kopi yang tercatat mencapai ratusan juta rupiah. Transaksi langsung  antara produsen dengan pembeli dari Semarang, Yogyakarta dan sejumlah daerah lain di Indonesia. "Ada beberapa yang belum melaporkan persetujuan transaksi, beberapa produsen juga mengaku transaksi belum final," katanya. (Osy)
 

BERITA REKOMENDASI