Gerakan Mahasiswa Dituntut Idealis dan Independen

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Gerakan mahasiswa setidaknya harus mempunyai dua ciri, yakni memiliki idealisme dan independen. Tanpa dua ciri tersebut maka gerakan akan kering dan akhirnya mati.

"Maka itu mahasiswa harus memperkaya literasi, berdiskusi, berdialog dan bergerak dalam aksi nyata untuk mewujudkan idealisme dan independensi," kata dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) HM Tohirin MAg, Jumat (04/10/2019).

Dia menyampaikan itu ada forum group discution (FGD) yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Keluarga Alumni HMI Magelang di sekretariat HMI setempat. Sebagai pembicara pada FGD tersebut diantaranya, Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Amron, Praktisi Pendidikan Dawim Spd dan Jurnalis Kedaulatan Rakyat, Zaini Arrosyid.

Tohirin mengatakan gerakan mahasiswa terus mencari bentuknya. Daya kritis akan selalu ada, hanya saja memomentum gerakan secara massif dengan skala nasional tidak serta merta. "Selama ini ada kecenderungan aksi dalam lokalitas namun tetap gerakan keberpihakan pada perjuangan kaum tertindas dan pada pemberdayaan," kata Ketua KAHMI Magelang itu.

Basmar menambahkan gerakan mahasiswa secara nasional menemukan momen pada 2019 dengan demonstrasi menuntut ditundanya pembahasan sejumlah RUU yang dinilai tidak berpihak pada rakyat, dan mendesak Presiden mengeluarkan Perpu. "Demonstrasi ini digelar di Ibukota Negara, Jakarta  hingga daerah-daerah, tujuannya sama. Gerakan mahasiswa menemukan momentum," katanya.

Zaini Arrosyid mengatakan gerakan mahasiswa yang idealis dan independen dinilai pihak-pihak tertentu yang tidak suka sebagai ancaman. Sehingga saat akan aksi akan ada pihak yang berusaha menggembosi, seperti iming-iming materi, atau menakut-nakuti berdampak disharmoni atau terkoyaknya kondusifitas. "Mahasiswa itu ditakui, nyatanya akan ada demo sudah digembosi," katanya.

Dia menyatakan gerakan mahasiswa di Magelang tidak kalah dengan kota lain. Dinamika gerakan mahasiswa di UMM, UN Tidar dan perguruan tinggi lainnya baik hanya saja perlu ditingkatkan, dan harus ada dukungan dari pihak kampus. "Kualitas kampus salah satunya ditunjukkan dinamika gerakan mahasiswa," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI