Getek Carnival Magnet Festival Bogowonto

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Ribuan pasang mata memadati tepian Sungai Bogowonto di sepanjang Desa Jogoboyo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Minggu (27/11). Mereka takjub melihat sekitar 20 model mengenakan berbagai kostum. Para model tidak berlenggak lenggok, namun berdiri di atas getek atau rakit bambu.

Getek melaju mengikuti aliran sungai. Hampir semua warga mengeluarkan ponsel atau kamera mereka mengabadikan momen langka yang baru pertama kali diselenggarakan di Purworejo itu. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang berada di panggung terapung juga begitu menikmati pagelaran busana unik itu. Pagelaran bernama Getek Carnival itu menjadi magnet Festival Bogowonto 2016.

Diantara ribuan orang itu, ada Canine, mahasiswi UGM asal Stuttgart Jerman ikut berbaur menyaksikan Getek Carnival. "Melihat pentas budaya Indonesia seperti di Purworejo adalah yang pertama dan saya sangat tertarik," katanya kepada KRjogja.com.

Canine mengaku ingin kembali melihat Festival Bogowonto berikutnya seandainya masih memiliki kesempatan. "Bertemu banyak orang di sini, sangat menyenangkan. Saya pasti ingin kembali melihatnya," tuturnya.

Penggagas Festival Bogowonto Riyanto Purnomo mengatakan, kegiatan budaya itu menjadi upaya menjaga kelestarian sungai dan kawasan sekitarnya. Festival adalah bentuk kepedulian seniman terhadap pelestarian lingkungan. Menurutnya, yang terpenting dari rangkaian pagelaran itu adalah terbentuknya rasa cinta masyarakat terhadap sungai. "Festival sebagai kebanggan masyarakat, namun paling penting adalah pra dan pascaacara. Muncul semangat warga menjaga sungai karena mereka tahu bahwa Bogowonto layak dijual untuk wisata," tegasnya.

Festival Bogowonto 2016 diawali arak-arakan tiga gunungan clorot atau kue basah khas Purworejo, disusul pagelaran tari Moto Ero dan Gugur Gunung. Adapun Getek Carnival menampilkan sejumlah model Purworejo dan Yogyakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara swadaya oleh masyarakat.

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM mengajak masyarakat untuk terus membuat destinasi wisata baru di Purworejo. "Berbagai destinasi itu untuk mendukung Visit Purworejo 2020 yang akan diluncurkan tahun 2017," ujarnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI