Gus Yahya, Kader NU Harus Menjadi Pelopor Perdamaian

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Khatib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf berharap kepada para kader muda NU untuk bisa menjadi pelopor perdamaian. Tidak hanya di Nusantara, tapi dunia.

“Kita harus mampu ambil bagian. NU nantinya juga harus mampu dan bisa menunjang kebijakan pemerintah, karena negara ini adalah dakwah,” katanya, Minggu (28/7/2019).

Dalam pendidikan khusus (Diksus) kedisiplinan dan karakter serta dialog nasional NU Pasca Pilpres di SMK Ma’arif NU 1 Bener Kabupaten Purworejo, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyatakan, bahwa ukhuwah basariah atau persaudaraan juga harus dikedepankan. “Tidak hanya antar umat Islam, namun kepada seluruh umat,” tegasnya.

Kegiatan ini selain diikuti 268 siswa kelas X SMK Ma’arif NU 1 Bener, juga diikuti sekitar 200-an kader muda NU dari berbagai kota dan kabupaten se eks Karesidenan Kedu. Pada kesempatan itu Gus Yahya sekaligus menutup kegiatan penyesuaian siswa baru SMK Ma’arif NU 1 Bener yang ditandai dengan pelepasan tanda pengenal peserta siswa baru.

“Penyesuaian siswa baru ini juga sebagai bagian dari tata kedisiplinan sekolah,” tambah Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener Agus Muzamil ShI.

Pada kesempatan itu Gus Yahya yang kini masih menjabat sebagai dewan pertimbangan presiden (Watimpres) juga memberikan motivasi kepada para kader NU agar tidak berkecil hati dan percaya diri. “Kita yakin bahwa kita bisa,” tegasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI