Hadapi Pilbup, Kades Di Purworejo Sepakat Jaga Netralitas

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Purworejo sepakat untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) tahun 2020. Bahkan mereka mendeklarasikan diri dalam netralitas itu bersamaan dengan kegiatan sosialisasi netralitas kades yang digelar dalam empat gelombang.

“Bawaslu mencoba untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan aparat pemerintah desa, diantaranya dengan sosialisasi ini,” kata Koordinator Divisi Hukum Humas dan Datin Bawaslu Purworejo Rinto Hariyadi, Senin (5/10).

Deklarasi para kades ini disaksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Purworejo Agus Ari Setiyadi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Purworejo Zaenal Abidin, dan Penyidik Sentra Gakkumdu Iptu Bruyi Rohman Prakoso. Ketiganya hadir sekaligus sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut.

Dikatakan, dalam deklarasi itu para kades menyatakan bersikap dan akan menjaga netralitas. Tidak akan melakukan tindakan dan atau perbuatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon (paslon).

Para Kades ini juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah masing-masing.

Menurut Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq, ada potensi pidana dalam pemilihan yang bisa menjerat kades dalam undang-undang pemilihan. Yakni pasal 71 ayat (1) saat kades melakukan tindakan dan/perbuatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon.

Sosialisasi yang digelar Bawaslu ini menurut Agus Ari Setiyadi, sangat bagus sebagai bentuk edukasi. “Jangan sampai ada kades yang tersangkut kasus pidana pemilihan dan harus berurusan dengan Sentra Gakkumdu,” katanya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI