Hapus Masa Lalu yang Kelam, Giran Ingin Menjadi Petani Sukses

Editor: Agus Sigit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Petualangan Giran Gani (51) warga RT 02 RW 02 Dusun Munggangsari Tengah, Desa Munggangsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, membawanya hingga ke dalam sel Rutan Kelas II B Purworejo. Ia pernah salah melangka ketika menuruti nafsu, membantu aksi pencurian kayu yang dilakukan kawannya. Vonis satu tahun potong masa tahanan harus dijalani.

Dalam penjara, muncul penyesalan dalam hati Giran. Aksi berujung bui itu bukan pertama kali dilakukan, beberapa tahun lalu pun ia pernah menjalani kehidupan serupa di dalam penjara. Juga karena terlibat pencurian. “Di dalam saya banyak merenung, ada penyesalan karena kok bisa sampai dua kali. Hingga konsekuensinya keluarga menjadi tidak terurus,” tutur Giran, ditemui KRJOGJA.com, di rumahnya, Kamis (21/5).

Renungan Giran terjawab ketika pemerintah memberlakukan kebijakan permasyarakatan yang humanis, bukan lagi pemenjaraan. Kesan sangar rutan pun berganti menjadi religius dan penuh kegiatan produktif. Warga binaan benar-benar dimanusiakan dengan diikutkan berbagai kegiatan positif.

Giran pun belajar mengaji dan salat. Dua aktivitas keagamaan yang sebelumnya sama sekali tidak pernah ia lakukan. “Saya tidak fasih mengaji, tapi alhamdulillah bisa baca. Sekarang saya ingin memanfaatkan momentum ramadan untuk beribadah, seperti baca alquran bersama anak-anak dan jadi imam salat mereka,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI