Harapan Pedagang di Tengah Mati Surinya Pantai Jatimalang

Editor: Ary B Prass

PURWOREJO, KRJOGJA.com- Pedagang ikan segar dan kuliner di kawasan objek wisata Pantai Jatimalang menutup usahanya sejak pemberlakuan PPKM Darurat awal Juli 2021. Meski dalam aturan tempat makan dan pasar ikan tetap boleh buka dengan pembatasan ketat, namun mereka memilih menutup usaha karena tidak sanggup menanggung rugi.

Pemilik warung makan Agus Pujiono mengatakan, warungnya tutup sejak sebulan terakhir mengikuti penerapan PPKM oleh pemerintah. “Mau buka pun percuma, tidak ada yang datang untuk makan, jadi tutup saja,” ungkapnya, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, membuka warung makan di tengah penutupan objek wisata membuat usaha rugi. Kerugian karena pengusaha harus menanggung penyusutan bahan baku yang tidak terjual dan biaya operasional seperti listrik serta upah tenaga kerja.

Agus berharap ada sedikit kelonggaran bagi para pemilik usaha warung di sentra kuliner dan pasar ikan. Menurutnya, pengusaha siap beraktivitas dengan menerapkan pembatasan ketat. “Mungkin bisa objek ditutup, tapi mereka yang datang dalam jumlah maksimal tiga orang, apalagi masih keluarga, serta hanya untuk makan tetap dibolehkan masuk. Konsumen diingatkan akan adanya pembatasan, dan jika melanggar misalnya ternyata berkunjung ke pantai, segera diminta pulang,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI