Harga Bawang Putih Sangat Fluktuatif Di Kebumen

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Setelah naik drastis dari harga normal di awal Februari 2020 akibat terimbas wabah Corona di China, bawang putih di Kebumen selanjutnya mengalami fluktuasi harga berulang kali selama Februari 2020.

“Total sudah 4 kali mengalami perubahan harga di bulan Februari 2020 ini. Setelah naik drastis, kemudian sempat turun drastis, lalu naik drastis lagi dan kemarin turun drastis lagi,” ujar pedagang hasil bumi di Pasar Tumenggungan Kebumen, Aswati, Rabu (26/02/2020).

Diakui Aswati kenaikan harga yang paling mengagetkan adalah saat kenaikannya mencapai 100 % dari harga normalnya di awal Februari 2020 lalu, dari Rp 25 ribu dan Rp 30 ribu/kilogram, naik drastis hingga Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu/kilogram.

“Pedagang kaget karena saat ini masih cukup jauh dengan bulan Ramadhan maupun lebaran,” ujar Aswati.

Setelah kenaikan harga drastis itu, ternyata menjelang pertengahan Februari 2020 harganya justru turun drastis. Bawang putih kelas 1 yang semula Rp 60 ribu/kilogram, turun lagi menjadi Rp 30 ribu/kilogram.

“Namun anehnya sekitar 5 hari setelah itu harganya justru naik lagi, dengan tingkat kenaikan 100 % lebih. Bawang putih kelas 1 bisa mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Tapi setelah itu, turun lagi. Tadi pagi bawang putih kelas 1 harganya Rp 45 ribu per kilogram dan kelas 2 Rp 40 ribu per kilogram,” ujar Aswati.

Mencermati kondisi harga bawang putih yang fluktuatif itu Aswati dan beberapa rekannya menganggapnya sebagai sebuah fenomena yang harus diwaspadai karena bawang putih merupakan komoditas impor.

“Saat ini kami membatasi jumlah kulakan kami dari pedagang besar bawang putih di Kebumen,” ujar Rois, rekan Aswati.

Terkait fluktuasi harga bawang putih tersebut, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen, Sri Wahyuroh SH, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data dari para pedagang besar bawang putih di Kebumen yang memiliki relasi dagang dengan para importir bawang putih. Data tersebut nantinya akan merupakan jawaban tentang penyebab fluktuasi harga tersebut.(Dwi)

 

BERITA REKOMENDASI