Harga Kedelai Naik, Industri Tahu Pangkas Keuntungan

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Indutri tahu di Kabupaten Temanggung tetap menjalankan usahanya ditengah kenaikkan bahan baku tanpa mengurangi kualitas dan ukuran, kendati harus menanggung resiko berpotensi menggerus modal. Hal itu ditempuh untuk mencukupi gizi masyarakat pada masa Pandemi Covid-19 dan karyawan tetap bekerja.

Pengelola industri tahu rumah tangga di lingkungan Brojolan Barat, Temanggung, Mayangsari, mengatakan harga kedelai telah naik dari Rp 7800 per kilogram menjadi kisaran Rp 9000 per kilogram. Kenaikkan itu sangat memukul usahanya di tengah Pandemi Covid-19 yang penjualannya telah turun drastis.

“Industri tahu hampir mati. Masa pandemi ada penurunan permintaan, penjualan sepi. Kini ada kenaikkan harga bahan baku,” kata Mayangsari, Selasa (5/1/2021).

Dikatakan penurunan produksi, telah dirasakan sejak awal pandemi awal tahun lalu. Produksi turun menjadi berkisar 300 kilogram per hari. Begitu ada kenaikkan harga kedelai, pihaknya kembali turunkan produksi menjadi kisaran 150 – 200 kilogram per hari.

BERITA REKOMENDASI