Harga Obat Mahal, Warga Dilatih Toga

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Waga masyarakat Kabupaten Purworejo diajak memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman obat keluarga (Toga). Cara ini dinilai dapat untuk mensiasati tingginya harga obat-obatan.

 

“Dengan Toga masyarakat bisa mengatasi berbagai penyakit ringan,” kata Ketua Pokja IV PKK Kabupaten Purworejo Ny Mujiyani Bambang SKM M Kes, Senin (26/9).

Dalam pelatihan tanaman obat herbal kepada para anggota PKK  Mujiyani Bambang menandaskan, penanaman Toga dapat memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah. Bisa ditanam langsung maupun menggunakan polibek, pot dan lainnya. “Menanam Toga tidak sulit, bahkan dapat dimanfaatkan sebagai taman yang sekaligus bermanfaat untuk obat,” tandasnya.

Dijelaskan, alam yang ada dengan keanekaragaman hayati berupa tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk kesehatan keluarga oleh masyarakat secara turun temurun. Alam untuk menolong dirinya sendiri atau dikenal dengan singkatan Asuhan Mandiri dapat dilakukan dengan pemanfaatan tanaman berkhasiat obat yang ditata menjadi taman Toga.

“Melalui pelatihan ini nanti dapat diimplementasikan di masyarakat melalui anggota PKK dengan menanam obat herbal untuk mendukung keluarga sehat,” kata Mujiyani Bambang seraya menambahkan, selain untuk obat keluarga, Toga juga dapat dimanfaatkan sebagai produk yang memiliki nilai jual dan dapat menambah penghasilan keluarga. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI