Harga Tinggi, Petani Jual Gabah ke Tengkulak

PURWOREJO (KRjogja.com) – Harga jual gabah pembelian tengkulak  yang lebih tinggi dari pembelian Bulog mengakibatkan para petani di Kabupaten Purworejo lebih senang menjual hasil panennya kepada tengkulak. 

Pada musim panen hasil musim tanam (MT) I bulan ini banyak petani yang menimbun hasil panen untuk  persediaan hingga musim panen mendatang. "Secara nasional tengkulak memang ada di hampir semua lini perdagangan, namun kita berupaya untuk menekannya, termasuk yang dilakukan Kementerian Pertanian dan Bulog,” kata Ketua Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) MABESTNI AD (MABESAD Brigjend TNI Sudarto usai paparan Sergap di Makodim 0708 Purworejo, Rabu (26/7).

Usai paparan dilanjutkan dengan meninjau pertanian mitra Kodim di Desa Dlisen Wetan Kecamatan Pituruh dan Gudang Bulog di Kecamatan Butuh.

Tengkulak menurut Sudarto, dalam pembelian gabah tentu akan mendapatkan untung karena langung disual di pasaran. “Namun juga ada tengkulak yang bekerjasama dengan Bulog, mereka ini dinamakan mitra Bulog,” katanya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI