Hari Ini Borobudur Uji Coba Dibuka

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Uji coba pembukaan operasional dengan pembatasan pengunjung di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) Borobudur akan dilakukan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Kamis (25/06/2020). Demikian antara lain dikemukakan Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boro Edy Setijoko kepada wartawan di areal Marga Utama komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Rabu (24/06/2020) sore.

Uji coba ini rencananya dilaksanakan selama 2 minggu dan akan terus dilakukan evaluasi setiap minggunya. Juga akan ada tim monitoring, baik dari Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Magelang, untuk melihat apa yang kurang guna disempurnakan sebelum dibuka operasional secara penuh.

Dirut TWC mengatakan uji coba pembukaan ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan tiga kali simulasi protokol kesehatan bebas Covid-19, yaitu pada 10 Juni 2020, 16 Juni 2020 dan 18 Juni 2020 lalu. Pembukaan ini dilakukan dengan hati-hati. Selama masa uji coba pembukaan operasional ini, dilakukan pembatasan pengunjung hanya 10 sampai 15 persen atau maksimal 1.500 orang per hari, yang pelaksanaannya akan dimonitoring oleh tim dari pemerintah daerah.

Sesuai dengan kebiasaan, hampir 80-85 persen pengunjung membeli tiket di lokasi penjualan tiket yang ada di kawasan TWC Borobudur. “Untuk menghindari terjadinya penumpukan di loket, pembelian tiket secara langsung dibatasi sebesar 70 persen, dan sisanya 30 persen dapat dilakukan melalui reservasi online,” katanya.

Jam operasional TWC Borobudur selama masa uji coba pembukaan operasional dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Jam 12.00 hingga 13.00 WIB ada jeda waktu untuk istirahat, diantaranya untuk kontrol fasilitas. Dalam penerapan visitor management ini, PT TWC akan bekerjasama dengan Balai Konservasi Borobudur terkait dengan pengaturan kunjungan di Zona 1 Candi Borobudur.

Denan dilakukan uji coba pembukaan operasional ini, PT TWC berharap dapat memberikan dampak pada lingkungan serta menjadi barometer untuk bangkitnya industri pariwisata Indonesia di tengah pandemi Covid-19. (Tha)

BERITA REKOMENDASI