Hari Ini Digelar, 25.000 Buah Disiapkan Untuk Festival Durian

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menyelenggarakan Festival Durian di Jalan Cokronegoro kompleks Alun-alun Purworejo, Jumat – Minggu (14-16/2/2020). Sedikitnya 25 ribu buah durian disiapkan puluhan pedagang dan petani di sentra budidaya, selama tiga hari kegiatan itu.

Kegiatan akan dibuka dengan Gerebeg Durian pada Jumat sore. Puluhan pegawai dinas dan penyuluh lapangan akan membawa empat gunungan durian dan hasil bumi lainnya, dari pendopo menuju lokasi festival. “Durian itu nanti akan kami persembahkan kepada Bupati Purworejo dan para tamu undangan,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Purworejo Wasit Diono, kepada KRJOGJA.com, Kamis (13/2/2020).

Selain itu, pemkab juba akan menggelar bazar durian hingga hari Minggu (16/2/2020). Lelang durian dan mini games berupa lomba makan durian pada Jumat (15/2/2020). Juga ada panggung hiburan sepanjang pelaksanaan festival.

Menurutnya, festival melibatkan 27 pedagang durian di seluruh wilayah Purworejo. Pemkab juga menggandeng sembilan kecamatan sentra durian untuk menampilkan buah terbaik. “Nanti ada banyak stan penjualan durian, selain itu juga ada stan khusus bibit durian unggul dan aneka makanan olahan durian,” ucapnya.

Kegiatan tersebut, katanya, merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke 189. “Sebagai bentuk syukur petani Purworejo atas panen durian, sekaligus memperlihatkan kepada publik bahwa Purworejo itu adalah lumbung durian di Jawa Tengah,” tegasnya.

Pemkab, lanjutnya, menyakini festival tersebut akan menyedot perhatian masyarakat Kabupaten Purworejo dan sekitarnya. Untuk itu, penyelenggara mengantisipasi ketersediaan durian selama pelaksanaan bazar dengan berkomunikasi secara intensif dan melakukan pendataan potensi durian.

“Kami sudah berkomunikasi, para pedagang menyatakan siap mencukupi kebutuhan setiap hari, bahkan jika ditotal minimal bisa 8.000 durian perhari,” tuturnya.

Festival juga bertujuan untuk mengangkat nama durian lokal. Pasalnya durian lokal memiliki rasa khas dan yakni manis, legit dan pahit.
“Tidak kalah dengan Durian Bawor dari Banyumas atau Simimang dari Banjarnegara,” tandasnya.(Jas)

BERITA TERKAIT