Hari Pertama PPKM Di Kebumen, Pusat Keramaian Dijaga Ketat

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Setelah ditutup selama 3 hari pada 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 lalu, seluruh obyek wisata di Kebumen kembali ditutup
pada Senin (11/01/2021) menyusul diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kebumen selama 14 hari, 11 Januari sampai 25 Januari 2021.

Selain penutupan obyek wisata, di seluruh instansi pemerintah dan swasta di Kebumen juga diberlakukan pembatasan aktifitas kerja para karyawannya dengan 50 % bekerja di rumah atau work from home (WFH). Seperti di sejumlah badan dan dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, telah dilakukan penjadwalan WFH para karyawannya selama 14 hari PPKM.

Di hari pertama PPKM di Kebumen, sejumlah pusat keramaian seperti Pasar Tumenggungan Kebumen terlihat sejak Senin pagi dijaga ketat oleh puluhan petugas kepolisian sebagai upaya penertiban pedagang dan masyarakat yang berada di pasar tersebut agar menaati protokoler kesehatan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, Budi Satrio Mkes, di ruang kerjanya, Senin (11/01/2021) mengungkapkan bahwa mengacu pada SK Gubernur Jawa TengahNomor 443.5/0000429 Tanggal 8 Januari 2021 Kebumen termasuk 1 diantara 23 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menerapkan PPKM 11 Januari sampai25 Januari 2021. Kebumen termasuk wilayah Banyumas Raya bersama dengan Banyumas, Cilacap, Banjarnegara dan Purbalingga.

Sedangkan dasar hukum penerapannya di Kebumen adalah Surat EdaranBupati Kebumen Nomor 443/16 Tanggal 8 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

BERITA REKOMENDASI