Harmonisasi Warga Kota Parakan Jauhkan Konflik

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Belum pernah terjadi konflik keagamaan di Kota Parakan, sebab warganya mempunyai dinamisasi kehidupan sosial keagamaan yang menyatu dan hidup dalam harmoni, serta mempunyai kedewasaan dalam hidup.

” Parakan menjadi barometer kegiatan keagamaan, ketertiban dan keamanan di Temanggung, jika ada konflik di Temanggung tetapi Parakan aman maka Temanggung segera redam dan aman,” kata mantan Bupati Temanggung, KH Hasyim Afandi, pada seminar Parakan Kota Pusaka, yang digelar untuk memperingati HUT Temanggung ke 186, Rabu (18/11).

Dia mengemukakan tradisi sosial budaya masih eksis hingga sekarang. Tradisi ini sebagai pengikat kehidupan warganya. Sebagai contoh saling mengirim makanan khas pada perayaan keagamaan. ” Kegotongroyongan, saling membantu antar warga meski berbeda etnis dan agama tetap berjalan ini suatu yang bagus yang harus dilestarikan,” kata dia.

Menurutnya, sikap kedewasaan, memahami dan toleransi yang merupakan warisan dari senior membuat Kota Parakan yang pluralistik terhindar konflik. ” Saya optimis Temanggung tentrem akan tercapai, dengan kedewasan sehingga menjadi marem dan gandem,” kata dia.

BERITA REKOMENDASI