Heli Basarnas Jatuh, 8 Korban Berhasil Dievakuasi

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Direktur Operasional dan Latihan Basarnas Ahmad Ivan mengatakan delapan korban berhasil dievakuasi tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, warga dan relawan. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polri di Semarang untuk identifikasi.

" Senin pagi langsung ada upacara pelepasan dan  serah terima pada keluarga oleh Kepala Basarnas," katanya.

Delapan korban tersebut yakni empat orang dari kru TNI AL. Mereka Kapten Laut (P) Haryanto sebagai pilot, kapten laut (p) Li Solichin sebagai co Pilot, Serka MPU Hari Marsono, Peltu LPU Budi Santoso. Empat anggota dari Tim Rescue SAR Semarang masing-masing Muhammad Afandi, Nyoto Purwanto, Budi Resti dan Catur.  "KLD Yoga Febriyanto yang masuk manifes turun di semarang dan tidak ikut penerbangan," katanya.

Dia mengatakan mereka bertugas untuk pantauan dan siaga arus balik di Gringsing dan Brexit. Lalu karena informasi adanya letupan kawah Sileri di Dieng, sesuai dengan tugas utama, mereka responsif untuk bantu evakuasi korban, yang dilaporkan mencapai 17 orang. "Mereka gugur dalam tugas," katanya.

Dia mengatakan kegiatan Senin dilokasi adalah investigasi yang dilakukan KNKT dan Tim Basarnas. Mereka akan bertugas untuk melihat dan pelajari penyebab dari kecelakaan.  "Basarnas dan KNKT investigasi penyebab kecelakaan dengan menganalisa data dari kotak hitam," katanya. 

Helicopter Rescue (HR) 3602 di tebing Mloso Gunung Butak Desa Canggal Kecamatan Candiroto Temanggung sebanyak 8 orang. Mereka telah dievakuasi Minggu (2/7) malam hingga Senin (3/7) dini hari (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI