Hii…Hilang Dibawa ‘Lampor’, Pemuda Ditemukan di Sawah Turus

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Singgih Ari Prasetyo, warga Desa Rebug Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo hilang dibawa 'lampor' atau mahluk halus. Korban ditemukan warga dan polisi yang melakukan penyisiran di persawahan Desa Turus Kemiri, kurang lebih 15 kilometer dari rumahnya, Minggu (27/11) pukul 07.00.

Peristiwa diluar nalar itu terjadi ketika korban pamitan dari rumahnya dengan tujuan ke Seren Gebang, Jumat (25/11) sore. Korban mengendarai sepeda motor sendirian. "Korban mengaku dijemput temannya," ucap Subekhi, Kepala Desa Rebug, kepada KRjogja.com, Minggu.

Namun berdasar kesaksian sejumlah warga Rebug dan Turus, katanya, korban pergi sendirian. Korban mengemudi hingga Desa Girimulyo dan meninggalkan motor di jalan tepi hutan. Korban kemudian berjalan masuk dalam hutan.

Keluarga yang kebingungan korban tidak pulang, berusaha mencari. Berdasar informasi penemuan sepeda motor, ponsel dan jaket korban tersebar di Girimulyo dan Turus, pencarian difokuskan di desa itu. Keluarga korban juga melapor ke Polsek Kemiri.
Kapolsek Kemiri AKP Karnoto mengatakan, korban akhirnya ditemukan setelah dua hari pencarian di areal persawahan Turus. "Korban seperti ling-lung, namun kondisi fisiknya sehat, tidak terluka. Korban kami kembalikan kepada keluarganya," ujarnya.

Kepada polisi, katanya, korban mengaku diajak jalan-jalan ke air terjun di Girimulyo. "Selama hilang, korban berjalan menyusuri kebun dan hutan di wilayah Turus, Girimulyo dan Girijoyo. Secara logika memang susah dicerna, namun kejadian itu beberapa kali terjadi di Purworejo," paparnya.

AKP Karnoto mengimbau masyarakat untuk konsentrasi dan mengingat Tuhan setiap akan beraktivitas. "Agama apapun, dahulukan berdoa sebelum beraktivitas, selalu konsentrasi sehingga terhindar dari bahaya," tandasnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI