Hilir Sungai Kaya Peninggalan Sejarah

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Komunitas pecinta olahraga ekstrim Bogowonto Indonesia Adventure (BIA) mencoba menyusuri bagian hilir Sungai Bogowonto di Kecamatan Bagelen dan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Selasa (6/3/2018). Ekspedisi dengan perahu karet itu dilakukan karena informasi di sepanjang tepi aliran kaya peninggalan sejarah.

Ekpedisi itu menempuh jarak sekitar empat kilometer dimulai dari Jembatan Ngandul peninggalan Belanda di Desa/Kecamatan Bagelen hingga muara di Desa Jogoboyo Kecamatan Purwodadi. "Penelusuran kali ini adalah bagian akhir dari Ekspedisi Bogowonto yang kami lakukan beberapa bulan terakhir," ujar Koordinator BIA Wahyudi, kepada KRJOGJA.com.

Ekspedisi di hilir sungai tidak terkendala karena medan yang landai sehingga arus permukaan tenang. Namun pengatur kemudi perahu harus menghindari sampah yang tersangkut di beberapa bagian sungai. Selain BIA, pengarungan diikuti Camat Purwodadi, pemerhati lingkungan dan kebencanaan Kecamatan Bagelen dan seorang turis Jerman.

Menurutnya, pengarungan itu bertujuan untuk menggali potensi yang terdapat di sepanjang aliran. "Harapannya ke depan ada potensi yang bisa diangkat misalnya untuk kegiatan pariwisata," ucapnya.

Ekspedisi Bogowonto, katanya, dilakukan BIA dan beberapa komunitas lain dimulai dari Desa Guntur Kecamatan Bener, pada Februari 2017. Ekspedisi itu menempuh jarak kurang lebih 35 kilometer. "Hasilnya ada banyak sekali potensi sungai yang bisa digali, khususnya untuk wisata minat khusus. Misalnya yang sudah jalan ada arung jeram dan tubing," tuturnya.

Camat Purwodadi Heri Budi Raharjo menambahkan, pemerintah ingin mengangkat potensi wisata di Sungai Bogowonto. Ada belasan desa yang terdapat di tepi sungai itu. "Kebanyakan desa tua yang dalam beberapa literatur tertulis sebagai pusat kebudayaan masa lalu Purworejo," katanya.

Fakta sejarah itu diperkuat beberapa temuan bangunan peninggalan kebudayaan Hindu dan Budha di tepi sungai. "Sangat mungkin dijadikan daya tarik unggulan, paket wisatanya bisa dikaitkan dengan Festival Bogowonto yang digelar setiap tahun di Jogoboyo," terangnya.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI