Hindari Kerumunan, Sejumlah Panitia Kurban Pilih RPH

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN KRJOGJA.com – Sejumlah panitia kurban di Kebumen, khususnya panitia yang menerima banyak hewan kurban dari masyarakat, memilih menuruti himbauan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Yaitu, agar dalam pelaksanaan kurban Idul Adha 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, pemotongan hewan kurban dilakukan di RPH (rumah pemotongan hewan).

” Konteks tujuan himbauan tersebut semata-mata untuk menghindari kerumunan massa saat proses pemotongan hewan kurban dilaksanakan,” ujar Panitia Kurban Mesjid Agung Kauman Kebumen, Muhammad Arief SAg, di Kebumen, Jum’at (31/07/2020).

Berdasarkan pengalaman pada Idul Adha tahun-tahun lalu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban Mesjid Agung Kauman Kebumen selalu menyedot minat banyak warga masyarakat untuk menyaksikannya. Mengingat, mesjid terbesar di Kebumen ini selalu dipercaya masyarakat untuk mengelola banyak hewan kurban sapi dan kambing.

” Selain banyak warga yang berkerumun saat pemotongan hewan kurban, petugas yang terlibat pemotongan sampai pengemasannya bisa mencapai puluhan orang,” ujar Arief.

Dalam pemotongan hewan kurban di RPH Kebumen, hewan-hewan kurban dari Panitia Kurban Mesjid Agung Kauman Kebumen baru mendapatkan giliran dipotong pada Minggu (02/08/2020) atau 3 hari setelah hari H Idul Adha 2020. Mengingat, RPH Kebumen mendapatkan amanah pemotongan hewan kurban dari banyak Panitia Kurban di Kebumen.

Menurut Siti Fauziah, Panitia Kurban Mushola Al Barokah Desa Kutosari Kebumen, selain menyodorkan jadwal pemotongan, RPH Kebumen yang berlokasi di Desa Kedungbener Kebumen juga melakukan pengemasan daging kurban dalam bungkusan-bungkusan yang siap dibagikan kepada masyarakat.

Adapun pemotongan hewan kurban di luar RPH dilakukan oleh masyarakat di tingkat RT yang memotong satu atau dua ekor hewan kurban saja. Pemotongan sampai pengemasannya dilakukan seusai sholat Idul Adha secara bergotong royong oleh warga setempat. (Dwi)

 

BERITA REKOMENDASI