Horee..Denda Pajak Kendaraan di Jateng Dihapus

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Dalam lima tahun ke belakang besarnya tunggakan pajak kendaraan bermotor di Cilacap mencapai Rp 60 miliar dengan 160 ribu objek pajak. Besarnya tunggakan tersebut cukup tinggi, sehingga untuk Mengatasi hal tersebut Gubernur Jawa Tengah mengeluarkan kebijakan membebaskan denda bagi keterlambatan bayar pajak kendaraan dan membebaskan pula bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

“Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur atau Pergub Jawa Tengah nomor 4 Tahun 2020, tentang pembebasan sanksi administrasi keterlambatan bayar denda pajak kendaraan dan juga bea balik nama kendaraan bermotor atau BBNKB,” ujar Pelaksana Harian Kepala UPPD Kabupaten Cilacap Yudo Firstyono usai Sosialisasi Pergub nomor 4 Tahun 2020, di Cilacap, Jumat (06/03/2020).

Menurutnya, kebijakan tersebut telah diberlakukan mulai 17 Februari hingga 16 Juli mendatang. Dengan harapan
Kebijakan tersebut dapat mengurangi para penunggak pajak kendaraan dan mengurangi pula kendaraan luar Jawa Tengah yang beroperasi di Jawa Tengah serta menambah potensi pajak bertambah.

BERITA REKOMENDASI