HPDKI Dikukuhkan, Ternak Kambing dan Domba Kian Menjanjikan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Ternak
domba yang selama ini masih dinominasi sebagai ternak rumahan, ternyata memiliki peluang usaha yang cukup besar. Bahkan Malaysia dan Brunei merupakan pasar potensial bagi ternak potong Indonesia, termasuk kambing dan domba.

“Belum lagi pangsa pasar kambing dan domba di beberapa negara Timur Tengah (khususnya Arab Saudi) sangat tinggi terutama untuk memenuhi kebutuhan ternak kurban,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo Wasit Diono SSos MM pada pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Peternak Dombang Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Purworejo di pendapa rumah dinas bupati setempat, Sabtu (14/12).

Dalam pengukuhan yang dilakukan Ketua DPD HPDKI Jawa Tengah Akbar Mahali SPd ini, Zain Panji Pangestu dikukuhkan sebagai Ketua DPC HPDKI Purworejo untuk periode lima tahun kedepan didampingi Suprayitno sebagai sekretaris, dan Eko Prasetyo sebagai bendahara, beserta pengurus lainnya. Untuk kebutuhan negara-negara di Timur Tengah menurut Wasit Diono setiap tahunnya paling tidak membutuhkan sekitar tiga juga ekor.

“Namun hingga kini kebutuhan itu belum bisa dipenuhi seluruhnya dari Indonesia,” jelasnya. Belum lagi untuk memenuhi kebutuhan dalam negari, untuk tradisi keagamaan sebagai hewan kurban, akikoh dan lainnya. Populasi tertinggi untuk jenis ternak ini kata Wasit Diono, ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan domba di Jawa Barat. Ternak Domba di Jawa Barat menurut Akbar Mahali, tidak saja sebagai hewan pedaging, namun sudah menjadi tradisi sebagai hewan aduan.

“Memang tidak seperti di sini, di Jawa Barat jenis domba sering menjadi hewan aduan sebagai tradisi, terutama domba Garut,” katanya.(Nar)
 

BERITA REKOMENDASI