Hujan Deras, ULP Kebumen Was-Was

KEBUMEN KRJOGJA.com – Hujan deras yang mengguyur Kebumen sejak Minggu (24/09/2017) hingga Selasa (26/09/2017) menyebabkan segenap anggota Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Kebumen was-was. Di sisa waktu kerja efektif tahun anggaran 2017 yang hanya 3 bulan saja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen harus merampungkan rehabilitasi 44 proyek jalan dan jembatan senilai Rp 110,322 miliar.

" 44 proyek itu didominasi rehab jalan-jalan yang rusak parah dan anggarannya sebagian besar dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang harus kami  pertanggungjawabkan dengan baik. Kami was-was karena musuh pekerjaan pengecoran aspal  adalah air," ujar Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Kebumen,  Jamal Darwanto SE, di ruang kerjanya, Selasa (26/09/2017).

Agar pengaspalan berhasil baik, menurut Jamal jangan ada sedikit pun air hujan membasahi bagian yang diaspal tersebut.  "Penyebab lain kecemasan kami adalah hanya punya waktu hingga 25 Desember 2017 untuk  penyelesaian proyek-proyek ini. Apalagi, sampai hari ini tahapan proyek baru mencapai  proses pelelangan, sedangkan pengerjaannya baru dimulai 7 Oktober 2017," ujar Jamal.

Proyek-proyek rehab yang didominasi rehab jalan parah tersebut baru bisa dijadwalkan pada triwulan akhir 2017 disebabkan turunnya anggaran dari Pemerintah Pusat baru  terealisasi pada awal September 2017. Sedangkan APBD Perubahan 2017 Kebumen baru ditetapkan pada 20 September 2017. (Dwi)

 

BERITA REKOMENDASI