Hujan Es dan Angin Kencang Sapu Temanggung

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Hujan deras dengan butiran es dan angin kencang melanda Temanggung yang mengakibatkan pohon tumbang ke jalan dan menimpa bangunan pemukiman. Angin kencang juga membuat atap rumah warga mengalami kerusakkan.

Plt Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan petugas dari TNI, Polri, BPBD, Relawan dan warga membersihkan jalan dari pohon tumbang agar tidak mengganggu pengguna jalan.

"Kami juga membetulkan atap rumah warga yang mengalami kerusakkan. Tetapi sampai sore belum semua bisa tertangani," kata Gito Walngadi, Senin (2/12/2019) malam.

Dia mengatakan hujan dengan butiran es dan angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sebelumnya terdapat awan tebal di atas Temanggung. Hujan berlangsung sekitar 30 menit sedangkan angin kencang berkisar 15 menit.

Dikatakan kejadian itu terjadi di Kecamatan Kranggan, Temanggung, Tembarak dan Tlogomulyo. Di Desa Gedegan Kecamatan Tlogomulyo rumah yang rusak milik Rohmat (39) dan Tonah (60) warga Rt 1 Rw 2. Kerusakkan pada atap akibat terkena angin kencang dengan kerugian mencapai Rp 15 juta.

Disampaikan di Kecamatan Temanggung, kerusakkan diantaranya di rumah Srenti dan Ronjaunah warga Rt 2 Rw 1 Kelurahan Madureso. Selain itu rumah Eko Galih dan Kiryoto warga Rt 1 Rw 1 Kelurahan Madureso. " Kerugian mencapai belasan juta," katanya.

Dikatakan angin juga menumbangkan sejumlah pohon di pinggir jalan di di lingkungan Madureso, Desa Lungge, Desa Kranggan dan Desa Gedegan. Pohon besar di pinggir pemukiman juga ada yang tumbang dan menimpa rumah meski kerusakkan yang ditimbulkan kecil. Sampai malam pihaknya masih mendata dampak kerusakkan dari angin kencang dan hujan deras tersebut.

Sementara itu, sejumlah rumah rusak dan pohon tumbang karena angin kencang juga terjadi di Desa Kalegen Kecamatan Bandongan. Sekretaris Desa Kalegen Kecamatan Bandongan Nur Hanif mengatakan kerusakkan atap rumah di Dusun Wonosobo, Kalegen dan Kaweron.

"Tidak ada korban jiwa dan luka, perangkat desa dan masyarakat bahu membahu untuk membersihkan pohon tumbang di jalan, atap rumah juga diperbaiki," katanya, sambil menambahkan kerugian mencapai belasan juta.(Osy)

BERITA REKOMENDASI