Hujan Seret, Air Waduk Wadaslintang Mulai Dialirkan

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Sesuai hasil Rakor Alokasi Air Waduk Wadaslintang di Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Progo Bogowonto Luk Ulo (Pragolo) di Kutoarjo  Purworejo, beberapa waktu lalu, akhirnya rencana pengaliran air Waduk Wadaslintang pada 1 Februari 2020 benar-benar terealisasikan.

Para petani yang merasakan manfaat air waduk untuk menjalani Musim Tanam I 2019/2020 menyatakan kegembiraan mereka atas dialirkannya air waduk ke saluran irigasi dan sawah mereka.  

"Yang jelas kami sangat lega karena sudah tersedia air untuk tanaman padi kami. Kami sudah menunggu tersedianya air irigasi selama 4 bulan. Akhirnya tadi malam sekitar pukul 22.00 air waduk sampai di saluran irigasi di desa kami dan pagi ini sudah dialirkan ke sawah kami," ujar petani Desa Kemangguan Kecamatan Alian Kebumen, Sumarmin, di sawahnya, Minggu (02/02/2020).

Sumarmin dan sejumlah petani Kemangguan lainnya sejak Minggu pagi sudah menyambangi sawah mereka dengan penuh semangat. Sebagian petani baru mulai mengolah tanah sawah dengan cangkul atau traktor. Sebagian lainnya mulai menebar benih dan ada yang memindahkan bibit padi dari pesemaian ke sawah mereka.

"Selain petani pemilik lahan sendiri, banyak petani yang menyewa lahan sawah dengan sistem bagi hasil dengan pemiliknya dan banyak pula buruh tani yang hari ini gembira turun ke sawah yang sudah diairi," ujar petani Kemangguan lainnya, Sumarjo. 

Air Waduk Wadaslintang yang disalurkan melalui Saluran Induk Wadaslintang Barat, dari Kemangguan dialirkan ke arah selatan menuju sejumlah desa di Kecamatan Kebumen, Pejagoan, Klirong, Buluspesantren dan Ambal. Sedangkan di wilayah Kebumen bagian timur dialirkan ke Kecamatan Padureso, Poncowarno, Prembun, Kutowinangun dan Mirit.(Dwi) 

BERITA REKOMENDASI