Ibu Tega Bekap Bayi yang Baru Dilahirkan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Polres Purworejo berhasil mengungkap perkara pembuangan jasad bayi laki-laki di halaman belakang kamar kos di RT 02 RW 08 Kelurahan Sindurjan Purworejo. Ibu bayi berinisial GE (26), asal Desa Wonoboyo Ngombol, ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membunuh bayinya sendiri.

Berdasar penyelidikan polisi dan pengakuan tersangka, GE diduga tega membekap mulut bayinya hingga tewas, sesaat setelah dilahirkan. “Kami tetapkan GE sebagai tersangka setelah ditemukan bukti cukup, bahwa ibu diduga kuat membunuh bayi sebelum menguburnya,” ungkap Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Senin (06/07/2020).

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada 14 Mei 2020, di tengah bulan suci ramadan. GE yang berstatus janda itu melahirkan bayi laki-laki pada pukul 02.00. Tersangka diduga tidak menghendaki kelahiran bayi itu sehingga membekap mulut dan hidungnya dengan tangan.

Setelah bayi tidak bergerak, tersangka menutup jasad dengan kain sarung dan membiarkannya tergeletak di kamar kosnya. Kemudian pada Jumat 15 Mei 2020 pukul 21.00, tersangka membungkus bayi dengan kantong plastik dan menguburkannya di halaman belakang. Jasad dikubur pada kedalaman kurang lebih dua puluh sentimeter.

Jasad tersebut ditemukan warga yang curiga dengan kondisi perut tersangka sudah kempis. Padahal beberapa hari sebelum kejadian, perut tersangka buncit dan warga menduga GE dalam kondisi hamil. Tersangka, kata Kapolres, menyembunyikan kehamilannya dan selalu mengelak ketika ditanya warga.

Penemuan jasad bayi itu menggegerkan warga sekitar dan dilaporkan ke polisi. “Sekarang terungkap dan tersangka ditahan. GE terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar Pasal 76 C juncto Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU RI 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti UU 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI