Idul Fitri Momen Introspeksi

MAGELANG, KRJOGJA.com – Setiap perayaan hari besar agama maka setiap manusia yang beragama dituntut untuk mampu berfikir dalam rangka menggali makna dan hikmah yang ada didalamnya. Hal tersebut menjadi penting sebagai proses muhasabah (intropeksi diri) terhadap perjalanan hidup yang telah dijalani untuk kepentingan perbaikan dimasa yang akan datang. Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Magelang Jumari pada Selasa (25/5/2020) di rumahnya Jalan Nanas IV No.59 Perumnas Kalinegoro, Mertoyudan.

“Idul Fitri 1441 H ini sangat istimewa, ada situasi yang berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya. Penetapan status darurat yang ditetapkan pemerintah masih berlaku akibat pandemi virus Coronavirus Disease (Covid-19) yang belum mereda, bahkan masih ditemukan kasus positif baru. Pemerintah dan juga beberapa organisasi keagamaan termasuk Muhammadiyah telah membuat himbauan berupa edaran resmi terkait protokol yang harus dipatuhi dalam aktifitas kegiatan keseharian termasuk dalam hal ini aktifitas ibadah,” katanya.

Bagi yang taat pada protokol kesehatan, kata Jumari, maka sebenarnya hal ini merupakan kesempatan untuk menghayati secara mendalam ibadah ramadhan dan juga idul fitri. Ketaatan kepada protokol kesehatan merupakan perwujudan sikap rendah hati, kehidupan pribadinya akan lebih tertata dalam menghargai sesama.

BERITA REKOMENDASI