Imbas Covid-19, Jamselinas Dilaksanakan Secara Virtual

MAGELANG, KRJOGJA.com – Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-10 Tahun 2020 akan dilaksanakan di Magelang, Sabtu (10/10/2020) mendatang. Kalau sebelumnya Jamselinas ini akan dilaksanakan secara konvensional seperti jambore tahun-tahun sebelumnya, namun untuk Jamselinas ke-10 Tahun 2020 di Magelang ini dilaksanakan secara virtual. Hal ini karena berkaitan dengan masa pandemi Covid-19.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah Kota Magelang Drs Joko Budiyono MM kepada wartawan saat ditemui di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Kepariwisataan Kota Magelang, Minggu (16/8/2020). Dikatakan, cara virtual ini dinilai akan lebih tertib. Kalau kegiatan jambore ini dilaksanakan seperti biasa atau secara konvensional, justru tidak akan diizinkan. “Karena dilaksanakan secara virtual, saya izinkan,” katanya.

Dikatakan, rencana semula jambore ini akan diikuti peserta jumlahnya banyak yang datang dari seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini pada awalnya juga dalam rangka Kota Magelang melaksanakan program Modern, Cerdas, Sejahtera dan Religius Tahun 2020 (Moncer Serius 2020) untuk mendatangkan banyak orang ke Kota Magelang. Namun karena masa pandemi Covid-19, Jamselinas ke-10 Tahun 2020 tidak dapat dilaksanakan secara konvensional seperti jambore-jambore sebelumnya. tetapi dilaksanakan secara virtual.

Jambore tetap dilaksanakan di masing-masing daerah di seluruh Indonesia, mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan nasional, hanya saja pesertanya tidak berkumpul di Magelang. Peserta melaksanakan kegiatan pribadi maupun kelompok, yang setiap kelompoknya maksimal 5 orang di daerah masing-masing, dan fotonya dikirimkan ke panitia.
“Panitia ini nanti yang akan menilai pelaksanaan jambore,” kata Sekretaris Kota Magelang di forum Press Conference dengan didampingi Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Czi Anto Indriyanto SSos, Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, Plt Kepala Dinas Porapar Kota Magelang Machbub Yani, Ketua Sepeda Lipat Magelang Rusli maupun lainnya, Minggu.

Dikatakan, dalam rapat koordinasi berkaitan dengan perizinan, beberapa hari lalu, disampaikan jumlah peserta sudah tercatat 1.662 orang. Jumlah ini juga sudah dilaporkan. Dalam pelaksanaan nantinya juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Rangkaian kegiatan ini, lanjutnya, hanya ada 2, yaitu press conference yang dilaksanakan Minggu (16/8/2020) dan penyerahan hadiah pada tanggal 10 Oktober 2020 mendatang. Pada penyerahan hadiah terbatas hanya 40 orang.

Panitia Jamselinas ke-10 Tahun 2020 Agung Eko Hirlinto diantaranya mengatakan jumlah peserta semula ditargetkan sekitar 2.020 orang. Setelah pendaftaran gelombang I, yang jumlah pesertanya tercatat sekitar 1.662 orang, banyak yang menginginkan dibuka pendaftaran lagi. Namun karena ada pandemi Covid-19, pendaftaran gelombang II tidak dibuka, dan jumlah peserta Jamselinas ke-10 Tahun 2020 ini tercatat 1.662 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Agung maupun Rusli mengatakan Jamselinas ke-10 Tahun 2020 dengan tagline “Magelangan Seliweran Virtualan” atau Virtualan Cycling ini akan menjadi event Jamselinas virtual pertama yang akan diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Event ini diharapkan mampu mengobati kekecewaan peserta Jamselinas terhadap vacum-nya event nasional ini karena dampak pandemi Covid-19, serta akan memacu semangat peserta agar terus menjalani gaya hidup sehat, sekaligus menantang mereka untuk membuktikan kemampuan dirinya di tengah berbagai macam keterbatasan pada masa pandemi Covid-19.

Jamselinas ke-10 di Magelang secara virtual ini akan diselenggarakan sejalan dengan anjuran pemerintah, yakni dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai alat pelindung diri, masker dan menjaga jarak fisik. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI