Jadi Obwis Dadakan, Situs Pajangan Dikunjungi Ribuan Warga

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Situs geologi di Bukit Pajangan Dusun Makemdowo Desa Sidomulyo Kecamatan/Kabupaten Purworejo, dikunjungi ribuan orang pasca ditemukan seminggu lalu. Pengunjung berdatangan karena penasaran dengan keunikan batu andesit bersusun itu.

Pengunjung warga Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano, Muhammad Fauzi mengatakan, kunjungannya ke Sidomulyo karena penasaran dengan struktur batu yang dikabarkan sebagai candi. "Saya dengarnya itu bangunan candi atau mirip candi, karena terdengar unik, saya putuskan untuk datang," ujarnya kepada KRjogja.com, Sabtu (20/8).

Menurutnya, situs itu memang unik. Pada lereng bukit setinggi kurang lebih 150 meter dan lebar 200 meter, terdapat batu bersusun. Orang awam akan melihat susunan itu sengaja dibuat oleh manusia pada tempo dulu. Pasalnya, susunan batu tampak rapi. Beberapa bagian terlihat seperti tangga berundak. "Bagus sekali, cocok untuk berfoto, namun tetap harus hati-hati karena tebingnya terjal," katanya.

Tokoh warga Makemdowo Turip mengatakan, situs tersebut tidak bisa sembarangan didaki. Susunan batu ada yang terlepas dan rawan longsor apabila ada getaran kencang atau hujan lebat. "Maka kami selalu ingatkan pengunjung untuk waspada, tidak mendaki pada tengah susunan batu, khawatirnya longsor dan menimpa semua yang ada di bawah," tegasnya.

Warga memasang garis pengaman dan jalur untuk mendaki tebing. "Jam berkunjung juga dibatasi, menjelang zuhur dan maghrib tidak boleh ada yang mendaki," ucapnya. Adanya situs itu, diakui Turip, menjadi berkah masyarakat. Sedikitnya 2.000 orang berkunjung setiap hari. "Otomatis perekonomian bergerak, ada yang jualan makanan, ada pula yang membuka lahan parkir," tandasnya.(Jas)

Baca Juga :

Arkeolog Nyatakan Bukit Pajangan Situs Geologi

BERITA REKOMENDASI