Jaga Mata Air, Merapi Dihijaukan

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pengalaman musim kemarau panjang 2019 yang mengakibatkan kekeringan disejumlah wilayah di Kabupaten Magelang, mendorong sejumlah kalangan untuk melakukan penghijauan. Diharapkan dengan semakin banyak penghijauan, akan mampu memelihara mata air di sisi lain juga menjaga alam agar tetap hijau.

“Kemarau 2019 lalu, ada sejumlah daerah yang mengalami kekeringan. Salah satunya di daerah muntilan dan sekitarnya, yang sempat beberapa mata air berkurang debitnya. Karena itu, kami melakukan penghijauan ini. Harapan kami, dimasa depan tidak terjadi lagi,” kata Direktur CV Barokah Merapi, Triyono disela-sela penanaman pohon di alur Sungai Senowo, Lereng Merapi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (23/2/2020) kemarin.

Hal senada disampaikan Komandan Kodim 0705 Magelang, Letkol Czi Anton Indriyanto yang hadir dan ikut menanam. “Kami mengapresiasi kegiatan ini. Mungkin baru kali ini sy mengikuti langsung kegiatan seperti ini yang dilakukan pengusaha penambangan. Pada umumnya, mereka (penambang) tidak memperhatikan masalah ini. Mereka biasa pergi setelah mereka menambang. Padahal, hal seperti ini bagus untuk mewariskan pada anak cucu kita, akan sumber-sumber air dan udara bersih serta alam yang segar seperti ini,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tadi, ditanam 10 ribu bibit tanaman. Diantaranya jenis gayam, ringin, qipek, sirsat, aren, apokat, duren, sengon, maoni dan lainnya. “Dari sebanyak itu, 3000 ribu ditanam disekitar alur sungai senowo. Sedang 7000 sisanya, dibawa pulang masyarakat untuk ditanam di sekitar rumahnya,” imbuh Koordinator Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH), Jadmiko.

Disampaikan jika pihaknya melibatkan sekitar 1000 relawan dan masyarakat di Desa Krinjing, Mangunsoko dan Keningar. “Untuk relawan, kami melibatkan relawan LSC, guruh merapi, krodit 45, kremun merapi, paser merapi, pager marapi, kompas, kasatji, mdmc, bamser, bagana, tagana, omk Gereja GSPi Dukun dan lainnya,” pungkasnya. (Bag)

BERITA TERKAIT