Jalan Penghubung Magelang – Temanggung Rusak Berat, Ini Penyebabnya

Editor: Agus Sigit

TEMANGGUNG, KRjogja.com – Kondisi jalan rusak ada di jalan penghubung Magelang – Temanggung tepatnya di Desa Kecepit Kecamatan Tembarak Temanggung

Jalan rusak ditandai aspal berlubang dan mengelupas, yang membuat terganggunya kenyamanan pengguna jalan, yang sebagian besar warga Magelang dan Temanggung tersebut.

Kondisi jalan semakin parah rusak akibat hujan yang mengguyur deras dalam beberapa hari terakhir di perbatasan Magelang dan Temanggung. Yang menjadi keheranan warga adalah jalan yang rusak terjadii usai diperbaiki.

Seorang warga Kecamatan Tembarak, Agus Winarso mengatakan jalan rusak terjadi sekitar satu bulan setelah perbaikan diselesaikan oleh rekanan Dinas Pekerjaan Umum kabupaten setempat.

“ Pekerjaan jalan selesai, jalan mulai rusak. Ada sejumlah lubang di tengah jalan dan jalan bergelombang. Membuat warga tidak nyaman berkendara,” kata dia.

Dia mengatakan jika hujan lebat atau usai hujan, di jalan ada genangan air, yang membuat jalan tidak terlihat. Kondisi ini menjadikan pengendara yang tidak paham lantas rodanya masuk di lubang dan kendaraan terguncang.

“ Sejauh ini tidak ada laporan kecelakaan, tetapi bila tidak diperbaiki bisa mengakibatkan kecelakaan,” kata dia.

Warga lainnya, Muryadi menambahkan di titik jalan yang rusak, sebelumnya berbukit. Sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas sehingga diputuskan dikepras atau dipotong agar landai.

“ Pengeprasan jalan sekitar Mei 2021, kini jalan sudah landai. Pengguna jalan bisa melihat jika akan berpapasan,” kata dia.

Dia mengatakan diduga saat pengerjaan jalan, rekanan tidak sempurna mengerjakan sehingga jalan rusak dan kerusakkan semakin berat. Kondisi jalan rawan kecelakaan lalu lintas, tetapi karena berlubang.

” Aspal yang digunakan untuk pengerjaan diduga tidak bagus. Awalnya aspal retak lantas mulai rusak dan kini berlubang, “ kata dia.

Ungkapan serupa disampaikan Juliarto warga setempat. Dikatakan jalan yang diperbaiki sebenarnya tidak terlalu panjang, yakni sekitar 70 meter dan sempat ditutup total. “ Warga kecewa, pengerjaan jalan diduga asal-asalan, sehingga kondisi jalan tersebut justru tidak sesuai dengan harapan,” kata dia.

Dia berharap, pemerintah bisa segera memperbaikinya, karena jalan itu menjadi satu-satunya akses jalan dari Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung ke Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang.

” Sebelum semakin rusak dan membahayakan penguna jalan, sebaiknya diperbaiki lagi,” kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana mengatakan telah menerima laporan terkait kerusakkan jalan yang selesai dikerjakan tersebut. Pihaknya sedang menerjunkan tim untuk meneliti.

“ Kami sedang menunggu laporan. Dugaan hujan menjadi penyebab kerusakkan sehingga kontur jalan lembek dan riskan dilewati kendaraan. Aspal lekas rusak,” kata dia. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI