Jembatan Jogotamu Ambrol

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Jembatan Dusun Jogotamu Desa/Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo ambrol, Minggu (13/11/2016) petang. Akses warga yang hendak menuju kompleks Makam Gagak Handoko atau alternatif menuju Kota Purworejo menjadi terhambat.

Jembatan di atas saluran irigas Penungkulan itu ambles ketika hujan melanda desa itu sejak Minggu siang. "Namun saya kira faktor penyebabnya bukan hujan, jembatan itu memang bangunan tua peninggalan Belanda," kata Khoirudin (62) warga Jogotamu, kepada KRjogja.com, Senin (14/11/2016).

Separuh badan jembatan ambrol menyisakan lubang berukuran sekitar 3 x 2 meter. Hanya sepeda motor yang bisa melintas, sedangkan mobil dan truk harus mencari jalur lain.

Menurutnya, akses tersebut penting karena menghubungkan Loano dengan Kota Purworejo. "Jalannya juga sudah halus, jadi banyak yang menggunakan, terutama para peziarah Makam Gagak Handoko. Setelah putus, mobil harus memutar lewat Kalinongko saat akan berziarah," ucapnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purworejo Yuhanto mewakili Kepala DPU Ir Fatori mengatakan, pihak DPU mendapat laporan dari masyarakat melalui UPT DPU Kecamatan Loano. Dinas menerjunkan petugas untuk menangani akses berstatus milik kabupaten itu.

Dikatakan, penanganan baru dilakukan secara darurat. "Akan dipasang baja cor untuk jembatan darurat, yang penting akses itu secepatnya dinormalisasi. Untuk permanen, akan kami usulkan dalam APBD, tetapi tidak mungkin tahun 2016 ini," tegasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI