Jepang Bangun Radar Tsunami di Keburuhan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Japan Radio Company (JRC) berencana membangun radar pemantau gelombang tsunami di Pantai Pasir Puncu Desa Keburuhan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Sejumlah ahli radio dan radar Jepang melakukan survey di pesisir pantai itu.

Survey dilakukan dengan pendampingan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo. "JRC bekerjasama dengan BMKG, mereka ingin membantu Indonesia dalam deteksi tsunami," ujar staf observasi BMKG Yogyakarta David Wahyudi, kepada KRJOGJA.com, Kamis (13/09/2018).

JRC berencana membangun radar oceanografi di pantai Desa Keburuhan dan Parangtritis di Kabupaten Bantul. Dua titik tersebut merupakan proyek percontohan pemantau gelombang di Indonesia. Sebelum melakukan survey, tim JRC yang dipimpin Group Manager JRC Takanobu Kadoya bersama Direktur JRC perwakilan Indonesia Yoshihiya Takagawa memaparkan teknologi radar yang akan dipasang di BPBD Purworejo. Takanobu Kadoya menyebut radar memiliki sensitivitas tinggi dan mampu menjangkau jarak kurang lebih 200 kilometer.
  
Radar akan merekam gelombang tsunami apabila terjadi gempa bumi di tengah laut, meski ketinggiannya hanya memiliki ketinggian sepuluh sentimeter. Radar mengirimkan sinyal ke pusat pengolahan data BMKG untuk kemudian ditetapkan apakah gelombang yang ditimbulkan berbahaya atau tidak. Data yang dihasilkan akan diteruskan kepada BPBD di daerah.(Jas)

BERITA REKOMENDASI