Jika Ada Kasus Covid, Camat dan Lurah Jangan Ikut Panik

Disisi lain, Walikota Magelang meminta mereka untuk tetap mengedepankan sisi humanis di hadapan masyarakat. Menyadarkan masyarakat tanpa membuat takut, dan suasana tetap tenang.

“Rakyat itu gak butuh aturan yang rumit, pendekatan kita kepada rakyat ini ya humanis, pendekatan yang baik. Misalnya kalau ada yang meninggal belum tentu Covid-19. Saudara-saudara membuat suasana tenang ngomong ke masyarakat. Jika memang itu positif Covid-19, ya mohon kesadarannya. Berikan pemahaman yang utuh,” pintanya.

Wakil Walikota Magelang Dra Windarti Agustina menambahkan frekuensi kegiatan masyarakat dan keluarga semakin meningkat akhir-akhir ini, maka camat dan lurah harus intensif mengawasinya.

“Pak camat dan lurah harus lebih cermat karena tidak bisa menunda sebuah kegiatan karena sudah menjadi kebutuhan,” kata Windarti.

Wakil Walikota Magelang juga mengajak mereka untuk menggiatkan lagi grup whatsapp (WA) sebagai media pengawasan dan koordinasi. Mereka juga harus turun ke lapangan dengan Jogo Tonggo. Ini dianggap lebih efektif, termasuk melalui kegiatan ibu-ibu.

“Awasi wilayah yang aktif berkegiatan, dan himbauan untuk tidak menerima tamu atau bepergian tetap disampaikan rutin untuk mengurangi dampak Covid-19,” tambah Wakil Walikota Magelang.(Tha)

BERITA REKOMENDASI