JJLS Kebumen Minim Rambu, Petugas Kerja Keras Tugas Pengamanan

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Peningkatan volume kendaraan hingga mencapai 30 sampai 40 persen dari kondisi normal saat libur Natal 2019 maupun beberapa hari menjelang Tahun Baru 2020, mendorong para petugas pengatur maupun pemantau lalu lintas di ruas jalur jalan lintas selatan selatan (JJLS) baru Kebumen harus bekerja keras dalam tugas pengamanan. 

"Petugas harus bekerja keras karena sejak resmi dibuka untuk umum pada Juni 2018 lalu hingga kini, ruas jalan ini masih sangat minim rambu lalu lintas," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kebumen, RI Ageng Sulistyo Handoko SIP, di ruang kerjanya, Senin (30/12/2019).

Dengan kondisi minim rambu lalu lintas tersebut, maka bisa dikatakan bila ruas jalan mulus sepanjang 39 kilometer dari Wiromartan Mirit ke Tambakmulyo Puring Kebumen tersebut belum layak digunakan sebagai jalur lalu lintas antar daerah berkecepatan tinggi. 

"Khususnya saat melintas di titik yang berada di simpang empat maupun simpang tiga menuju obyek-obyek wisata pantai maupun pemukiman warga di kawasan pesisir Kebumen," ujar Ageng. 

Kondisi minim rambu lalu lintas di JJLS baru Kebumen tersebut menurut Ageng sudah dilaporkannya dalam Rapat Koordinasi Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Namun, laporan tersebut belum ditindaklanjuti dengan langkah-langkah yang nyata.

Dengan kondisi jalan yang lurus dan mulus sepanjang 39 kilometer tersebut Dishub Kebumen belum pernah mensurvey tentang jumlah rambu-rambu lalu lintas yang dibutuhkan. Mengingat, pengelolaan ruas jalan tersebut berada dalam kewenangan Pemerintah Pusat.(Dwi)

BERITA REKOMENDASI