Juara I Utama Tingkat Provinsi, Kota Magelang Raih Anugerah IDSD

MAGELANG, KRJOGJA.com – Rangkaian acara seminar internasional "Sustainable Rural and Regional Development" yang dilaksanakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Undip maupun beberapa pihak lainnya di Grand Artos Hotel and Conventional Magelang, Selasa (11/12/2018), diwarnai dengan penyerahan anugerah kepada beberapa daerah di Jawa Tengah berkaitan dengan Indeks Daya Saing Daerah 2018 (IDSD 2018). 

Dalam penghargaan ini, Kota Magelang meraih juara I Utama. Walikota Magelang Ir H Sigit  Widyonindito MT menerima penghargaan tersebut yang diserahkan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti RI Dr M Dimyati dengan didampingi Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Ir Sujarwanto Dwiatmoko MSi. 

Sebagai juara II Utama diraih Kota Semarang, Juara III diraih Kabupaten Wonogiri. Sedang Kabupaten Sragen meraih penghargaan pada Kategori Ekosistem Inovasi, Kabupaten Semarang pada kategori Sumber Daya Manusia, kategori Enabung Environment diraih Kabupaten Rembang, dan kategori pasar diraih Kabupaten Pekalongan. Sedang Favorit I diraih Kota Pekalongan, Favorit II dan III diraih Kota Surakarta dan Kabupaten Pati. 

Walikota Magelang kepada wartawan usai menerima penghargaan diantaranya mengatakan pihaknya bersyukur dapat mempertahankan daya saing tingkat Jawa Tengah. Diraihnya penghargaan tersebut tidak membuat sombong, tetapi tetap istikomah. Komitmen peningkatan inovasi di daerah tetap terus dilakukan dengan indikator sangat banyak, pembangunan pendidikan, kesehatan, infrastruktur.  

Kepala Bappeda Provinsi Jateng kepada wartawan mengatakan penilaian ini dilakukan selama 1 tahun tentang IDSD, bagaimana para kepala daerah di Jawa Tengah membuat daerahnya memiliki daya saing. Ada 3 besar daerah yang memiliki daya saingnya terbaik dari semua komponen, selain itu ada beberapa daerah yang berdasarkan kriteria. 

"Daerah yang masuk nominasi saja kita hargai," katanya. Ada banyak parameter yang dilakukan penilaian secara bertahap. Tidak hanya pihak Bappeda Provinsi Jawa Tengah yang melakukan penilaian, tetapi juga ada Dewan Pakar.

Tujuannya, lanjut Sujarwanto, agar semua kabupaten dan kota di Jawa Tengah berlomba membuat kebijakan yang membuat daya saingnya, di semua daerah memiliki daya saing. Daya saing tersebut akan menarik perhatian investasi dan para pihak untuk dapat masuk ke daerah tersebut, apakah pariwisatanya, ekonomi, penciptaan perizinan, UMKM maupun lainnya. Daerah didorong terus agar setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk membuat kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan daya saing.(Tha)

 

BERITA REKOMENDASI