Kabar Baik..Kasus Aktif Covid-19 di Magelang Tinggal 3 Orang

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Magelang, hingga Rabu (15/12/2021) tinggal 3 orang yang terkonfirmasi. Dua diantaranya, saat ini dirawat di Rumah Sakit. Sedang seorang lainnya, menjalani isolasi mandiri dirumahnya.
“Kasus aktif masih ada tiga orang. Meski belum nihil. Ini artinya, pandemi belum berakhir. Semua tetap harus menegakkan protokol kesehatan dimana pun berada. Yang belum divaksin, juga segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan, agar seger divaksin,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Sebelumnya, kata Nanda, jumlah pasien terkonfirmasi ada 8 orang. Namun kemarin tambah satu orang dari Kecamatan Srumbung. Namun ada tambahan pasien sembuh dari Mertoyudan 4 orang, Sawangan dan Ngluwar masing-masing satu orang. “Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.944 orang. Rinciannya, 3 terkonfirmasi, 21.829 sembuh dan 1112 meninggal,” jelasnya.
Untuk pasien suspek, kemarin ada tambahan 6 orang. Namun ada 5 yang sembuh, berasal dari Kecamatan Srumbung 2 orang dan sisanya satu orang dari Borobudur, Mungkid dan Muntilan. “Selain itu juga ada satu orang alih status terkonfirmasi dari Kecamatan Srumbung,” ungkapnya.
Sementara cakupan vaksin Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga 14 Desember 2021, mencapai 65.83 persen untuk dosis pertama atau 677.561 suntikan. Sedang untuk dosis kedua, ada 450.329 suntikan atau 43.75 persen. “Untuk dosis tiga khusus bagi tenaga kesehatan, ada 2.904 suntikan atau 0,28 persen. Sedang target sasaran sendiri, ada 1.029.210 orang,” lanjutnya.
Dari capaian tersebut, jumlah lansia yang sudah divaksin mencapai 88.978 suntikan atau 62.94 persen dari target 141.361orang. Sedang masyarakat rentan dan umum, dari target 674.052 sasaran sudah tercapai 422.052 suntikan atau 62.61 persen. Untuk dosis dua, 246.587 suntikan atau 36.58 persen. “Sedang untuk vaksinasi remaja usia 12 hingga 17 tahun, telah mencapa 78.54 persen untuk dosis pertama atau 92.930 suntikan. Dosis dua, ada 71.506 suntikan atau 60.43 persen,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI