Kabupaten Magelang Perangi Stunting

MAGELANG, KRJOGJA.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Tanti Zaenal Arifin, mengajak masyarakat Desa Tegalrejo Kecamatam Tegalrejo berkomitmen untuk Tegalrejo Bebas Stunting. 

Dimana stunting itu sendiri adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama. Umumnya hal itu disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

"Komitmen bersama baik dari pemerintah, pemerintah desa, tim Penggerak PKK dan masyarakat untuk berkomitmen bertekat Tegalrejo bebas stunting," ucap Tanti dalam kegiatan Menuju Tegalrejo Sehat Babas Stunting, yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Desa Tegalrejo di Terminal Tegalrejo, Rabu (9/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Tanti menyampaikan, bagaimana tindakan yang diambil untuk mengurangi jumlah stanting, yaitu memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, memberikan asi ekslusif enam bulan pertama, makanan pendamping asi, pantau tumbuh kembang anak melalui Posyandu, selalu jaga kebersihan sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah. "Banyak faktor yang harus dilalukan agar Tegalrejo bebas stunting seperti harapan kita bersama," ungkap Tanti.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PPK desa Desa Tegalrejo, Septia Henny, mengatakan, sebelumnya banyak kasus balita Desa Tegalrejo terkait stunting , alami gagal tumbuh kembang, kurangnya asupan nutrisi.

"Per April, terdapat 73 dari 310 balita yang mengalami stunting. Tindakan yang diambil adalah menggiatkan Posyandu, penimbangan, berikan nutrisi pada ibu hamil yaitu fe 92 zat besi. Berikan pmt makanan tambahan balita selain asi. (Bag)

BERITA REKOMENDASI