Kades Terpilih Diharap Mampu Optimalkan Desa

MAGELANG, KRJOGJA.com – Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP meminta 293 Kepala Desa (Kades) yang terpilih pada Pilkades serentak 2019 kemarin, untuk berhati-hati dalam mengelola keuangan desa. Selain itu, berharap kades Mampu bekerjasama dengan para perangkat desa dan mampu mengoptimalkan potensi desa, dengan harapan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Kepada Kepala Desa agar  berhati-hati dalam mengelola keuangan dan kekayaan desa, pedomi segala peraturan perundang-undangan, agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Jangan  ada Kades yang memegang langsung uang desa, karena itu menjadi tugas bendahara desa,” kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP, saat mengambil sumpah dan janji kepada  293 kepala desa (Kades) di Kabupaten Magelang, di Pendopo Soepardi Kota Mungkid, Rabu (08/01/2020).

Dikatakan Bupati, Kades harus mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Kami berharap agar Kades mengawali jabatan  ini dengan baik, dan nanti mengakhiri masa jabatan dengan baik pula. Bagi mantan Kades, kami memberikan penghargaan atas semua jasa dan pengabdiannya, serta dharma bhaktinya selama mengemban tugas dan amanah selama mengemban tugas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga berharap agar para Kades yang baru saja diambil sumpah dan janjinya, mampu menjadi matahari yang memberikan cahaya untuk menerangi, dan mampu menjadi air yang bisa membersikan .”Kami juga minta agar para kades mampu menjadi angin yang bisa menyejukkan,” pintanya.

Untuk diketahui, Pemilihan Kades Tahun 2019  tahap ketiga atau terakhir pada Periode 6 tahun pertama pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, tentang Desa beserta peraturan pelaksanaannya, telah dilaksanakan secara serentak November 2019 kemarin. 

Sebelumnya, tahap pertama dilaksanakan Tahun 2016, di 24 desa. Tahap kedua,  Tahun 2018 di 50 desa dan 49 desa. Untuk tahap kedua, ada satu desa dinyatakan gagal, yaitu Desa Kemutuk Kecamatan Tempuran, kemudian diikutkan dalam Pilkades serentak tahap Ketiga Tahun 2019. (Bag)

BERITA REKOMENDASI