Kapolres Sebut Kelompok Anarko Dibalik Kericuhan di Desa Wadas

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Polisi menduga kelompok Anarko berada dibalik aksi blokade jalan yang terjadi di Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Polres Purworejo mengamati, kelompok aksi itu justru melakukan berbagai provokasi untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif.

Hal itu disampaikan Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SH SIK MSi dalam keterangan persnya, di Mapolres Purworejo, Sabtu (25/4). Kapolres didampingi Direktur Intelkam Polda Jateng Kombes Jati Wiyoto Abadi dan Kepala Badan Kesbangpol Jawa Tengah Haerudin SH MH. “Diduga kelompok Anarko ada dibalik aksi kemarin. Kami sudah kantongi data-datanya,” ujarnya.

Menurutnya, aksi blokade jalan itu tidak murni dilakukan masyarakat. Ada unsur- unsur lain, kata Kapolres, yang diduga menunggangi aksi itu.

Kapolres menggambarkan, polisi sama sekali tidak bereaksi berlebihan terhadap massa. “Bisa di lihat kemarin yang ada di lapangan, tidak ada kejar mengejar atau reaksi berlebihan dari polisi, di tengah lemparan batu yang begitu dahsyat, yang justru juga mengenai peserta aksi sendiri,” tuturnya.

Dikatakan, Anarko bukan dalam bentuk organisasi, melainkan adanya susupan dari orang-orang yang memiliki karakter untuk merusak, menjadikan rusuh, dan selalu menentang pemerintah. “Mungkin mereka ini terus berusaha memancing situasi, kok Purworejo diam-diam saja, padahal kalau saya lihat, masyarakat Purworejo justru sangat dewasa menyikapi berbagai situasi. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan jangan termakan provokasi,” terangnya.

Kapolres menjelaskan, situasi Desa Wadas Kecamatan Bener dan Kabupaten Purworejo dalam keadaan aman dan sangat kondusif pasca kericuhan Jumat siang. “Situasi sangat kondusif, mari kita semua seluruh stake holder menjaganya bersama. Polisi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI