Kartasura Positif Corona Tertinggi di Sukoharjo

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tiga dari total 12 kecamatan di Sukoharjo bebas dari kasus pasien positif virus corona aktif. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat ada 56 kasus positif virus corona aktif tersebar di sembilan kecamatan. Jumlah tertinggi berada di wilayah Kecamatan Kartasura 21 kasus dan terendah di Kecamatan Grogol 1 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (12/08/2020) mengatakan, akumulasi data kasus positif virus corona diketahui ada 319 kasus dan 56 kasus diantaranya merupakan pasien positif virus corona aktif. Sebaran kasus pasien positif virus corona aktif berada di sembilan dari total 12 kecamatan. Artinya ada tiga kecamatan bebas dari kasus positif virus corona aktif.

Ketiga kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Mojolaban, Kecamatan Bulu dan Kecamatan Baki. Pasien positif virus corona ditiga kecamatan tersebut sudah dinyatakan sembuh.

Kasus positif virus corona aktif disembilan kecamatan paling tinggi berada di Kecamatan Kartasura 21 kasus. Sedangkan terendah di Kecamatan Grogol 1 kasus. Di kecamatan lain jumlah kasus positif virus corona aktif bervariasi.

“Masih ada 56 kasus positif aktif tersebar di sembilan dari total 12 kecamatan di Sukoharjo. Artinya ada tiga kecamatan sudah bebas kasus positif virus corona aktif,” ujarnya.

Sebaran kasus pasien positif virus corona aktif sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui, Kecamatan Kartasura 21 kasus, Kecamatan Grogol 1 kasus, Kecamatan Sukoharjo 10 kasus, Kecamatan Tawangsari 5 kasus, Kecamatan Gatak 5 kasus, Kecamatan Nguter 2 kasus, Kecamatan Bendosari 5 kasus, Kecamatan Weru 5 kasus, Kecamatan Polokarto 2 kasus. “Kasus positif virus corona aktif masih tinggi di Sukoharjo dan terus kami tangani,” lanjutnya.

Kondisi sebanyak 56 kasus positif virus corona aktif bervariasi dan mayoritas dalam keadaan baik. Mereka terus dirawat petugas hingga sembuh. “Dari 56 kasus itu rinciannya, 34 kasus menjalani isolasi mandiri dan 22 kasus rawat inap di rumah sakit,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI