Kasus Aktif Covid-19 di Magelang Tembus 2012 Orang

Editor: Ary B Prass

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kasus aktif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga Kamis (24/2/2022), telah mencapai 2012 orang. Sehari sebelumnya, tercatat ada tambahan 212 orang. Terbanyak berasal dari Kecamatan Mungkid, 40 orang. Kemudian dari Salaman 25, Mertoyudan 24, Secang 21 dan Salam 17 orang.
“Saat ini sebanyak 2012 pasien terkonfirmasi itu, sudah tersebar di 21 kecamatan. Terbanyak di beberapa kecamatan yang tingkat mobilitas warganya sangat tinggi, seperti di Kecamatan Mertoyudan, Borobudur, Mungkid dan Muntilan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Terkait masih banyaknya penambahan pasien terkonfirmasi itu, kata Nanda, pihaknya minta semua pihak untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada. “Kalau tidak penting, saat ini jangan bepergian dahulu. Tidak berkerumun, memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan pakai sabun atau menggunakan handsanitizer,” pintanya.
Disebutkan, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi hingga saat ini, telah mencapai 25.739 orang. Rinciannya, 2012 pasien saat ini masih dalam penyembuhan. Sebanyak 1866 diantaranya menjalani isolasi mandiri dan 146 dirawat di rumah sakit. “Kemarin juga ada tambahan seorang pasien terkonfirmasi meninggal dari Kecamatan Tempuran. Kini total pasien covid-19 yang meninggal diwilayah ini ada 1124 orang. Untuk pasien sembuh, telah mencapai 22.603 orang,” sebutnya.
Meski kasus aktif telah mencapai 2012 orang, namun ketersediaan tempat tidur di beberapa rumah sakit diwilayah ini, masih sangat mencukupi. “Okupansi rumah sakit saat ini dari 142 tempat tidur, baru terisi 54,93 persen. Rinciannya, ruang isolasi 54,13 persen, dan ruang ICU ada 71,43 persen. Jadi masih sangat mencukupi. Hanya kami tegaskan lagi, hanya pasien yang bergejala sedang dan berat saja yang boleh dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara untuk vaksinasi, hingga kini telah mencapai 854.703 suntikan untuk dosis satu atau 83,04 persen dari 1.029.210 sasaran. Untuk dosis kedua, mencapai 653.346 suntikan atau 63,48 persen. “Sedang untuk dosis ketiga, telah mencapai 19.935 suntikan atau 1,94 persen,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI