Kasus Covid-19 di Temanggung Meningkat

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pertambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung menghebat dalam beberapa hari terakhir. Sabtu (03/10/2020) tercatat terdapat 119 kasus dengan 107 orang tanpa gejala di rumah karantina dan 12 orang dalam perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang masih ditunggu hasil PCR sebanyak 466 orang .

Kepala BPBD Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan satuan gugus percepatan penanganan Covid-19 kabupaten setempat tengah berjuang untuk mengatasi peningkatan kasus. “Mereka yang terpapar tangah menjalani perawatan tim medis baik di rumah sakit dan tempat karantina milik pemkab Temanggung di Balai Latihan Kerja,” katanya.

Dikatakan tim tengah melakukan tracking pada kontak erat warga yang terkonfirmasi Covid-19. Setidaknya ada 466 yang masih menunggu hasil PCR keluar, sebelumnya mereka menjalani rapid tes dan menunjukkan reaktif. “Sejumlah kluster baru Covid-19, kata dia, terjadi di Temanggung, diantaranya kluster kondangan di Parakan,” kata Dwi.

Dia mengatakan tim dari gugus tugas di tingkat kecamatan dan kelurahan akan lebih memperketat penerapan disiplin protokol kesehatan di wilayah nya masing-masing. Berdasar data menyebutkan warga terkonfirmasi Covid-19 yang tanpa gejala sebanyak 107 dengan terbanyak warga Parakan sejumlah (45), Temanggung (11), Kranggan (9) dan Kaloran (9), Ngadirejo (7), Pringsurat (6), Bulu (6), Kandangan (5), Kedu (3), Kledung (2), sedangkan Bansari, Jumo, Bejen dan Candiroto masing-masing 1. Warga meninggal kini menjadi 23 orang dari sebelumnya 19 orang.

Sedangkan hasil PCR yang ditunggu sebanyak 466 orang. Terbanyak dari kecamatan Kedu sebanyak 189 orang, disusul Kecamatan Temanggung (58), rumah sakit (53), Kecamatan Kaloran (50), Ngadirejo (41), Kranggan (18), Parakan (12), Pringsurat (12), Candiroto (12), Kandangan (10), Tembarak (4), Gemawang (4), Labkesda (2) dan Tlogomulyo (1). (Osy)

BERITA REKOMENDASI