Kasus Covid-19 Melonjak, Wisatawan Golongan Rentan Diawasi Ketat

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Jumlah kasus positif virus korona (Covid-19) di Kabupaten Wonosobo terus melonjak. Berdasarkan data terakhir, hingga Kamis (22/10/2020), jumlah akumulatif kasus positif Covid-19 telah mencapai 1.205 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 571 orang masih dirawat/isolasi, 578 orang dinyatakan sembuh, dan 56 orang meninggal dunia.

Menyikapi terus terjadinya lonjakan kasus Covid-19 tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo langsung mengambil langkah cepat dengan menerbitkan panduan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat. Aturan tersebut sekaligus sebagai antisipasi akan adanya libur panjang bertepatan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW pada akhir bulan nanti, yaitu mulai 28 Oktober-1 November.

“Menyikapi adanya liburan panjang tersebut, kami menilai perlu dilakukan upaya kembali pengetatan penerapan prokes dalam penyelenggaraan usaha pariwisata. Hal ini sebagai upaya bersama dalam melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah yang sampai saat ini masih menunjukan tren kenaikan,” ungkap Plt Kepala Disparbud Wonosobo Kristiyanto, Kamis (22/10/2020).

Disebutkan, sejumlah kewajiban bagi para pengelola usaha pariwisata, antara lain melakukan penilaian mandiri resiko Covid-19 dalam 14 hari perjalanan terakhir wisatawan. Kemudian setiap pelaku usaha wisata juga harus memastikan petugas dan setiap wisatawan yang berkunjung dalam keadaan sehat, serta tidak mengijinkan masuk lokasi jika dalam kondisi atau menunjukan gejala batuk, pilek, demam (suhu di atas 37,3 derajat celcius), dan gejala sesak nafas.

BERITA REKOMENDASI