Kasus Kematian Covid-19 di Temanggung Bertambah 50 Orang

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kematian kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung telah mencapai 100 orang. Bertambah 50 orang selama periode satu bulan terakhir. Kematian tersebut disebabkan faktor komorbid, usia dan keparahan penyakit.

“Dinas Kesehatan dan RSUD yang teknis mengetahui penyebab kematian, namun memang dalam beberapa waktu terakhir meningat. Data bisa dilihat di infografis,” kata Sekretaris III Satgas Penanganan Covid-19 Temanggung Dwi Sukarmei, Rabu (16/12/2020).

Ia mengatakan tingkat kesembuhan pasien termasuk tinggi, sebab pasien lekas tertangani karena lekas dibawa dan mendapat perawatan kesehatan di rumah sakit. Warga yang terkonvirmasi juga diminta untuk isolasi mandiri agar tidak menular ke warga lainnya.

Dikatakan dari infografis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung konfirmasi total saat ini sebanyak 2.254 kasus, dengan kesembuhan sebanyak 1.950 kasus, jumlah meninggal sebanyak 100 kasus, dirawat di rumah sakit 57 kasus dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 147 orang.

Sejak 15 Desember, kata dia, Temanggung sudah kembali masuk ke zona oranye. Karena dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir ini kasus covid-19 di Temanggung mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Namun jika hasil PCR dari 1.453 sampel yang dikirim di labolatorium ternyata banyak yang positif, bisa jadi kembali ke zona merah. Untuk menekan penularan diperlukan tingginya tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Ia berpesan, agar masyarakat tetap dan semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan dengan menjalankan 3 M yakni mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menghindari kerumunan dan memakai masker saat beraktivitas diluar rumah. “Saat ini cara ini paling efektif dalam mencegah penyebaran covid-19,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI