Kasus Perceraian di Purworejo Meningkat

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Kasus perceraian di Kabupaten Purworejo terus mengalami peningkatan. Kondisi ini semakin mencemaskan karena dampak yang paling besar akan dialami oleh anak-anak, yang merupakan generasi penerus.

“Kita harus bisa mengetahui permasalahan utama yang memicu keretakan dalam rumah tangga. Sebab jika perceraian terjadi, maka yang akan menjadi korban pertama adalah anak-anak,” kata Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Purworejo Dra Titik Mintarsih MPd, Selasa (06/12/2016).

Pada penyerahan hadiah dalam kejuaraan pelaksanaan 10 program pokok PKK yang diikuti seluruh PKK se Kabupaten Purworejo ini, Titik Mintarsih menekankan bahwa, pembinaan dalam ketahanan rumah tangga juga menjadi tugas pokok PKK, untuk ikut berupaya agar perceraian bisa ditekan. “Kita harus berupaya semaksimal mungkin, agar angka perceraian di masyarakat kita tidak meningkat,” tegasnya.

Sementara itu dalam kegiatan yang dilombakan ini, setelah dilakukan evaluasi oleh Tim verifikasi TP PKK,  Desa Kemiri Lor Kecamatan Kemiri berhasil terpilih sebagai juara pertama. Menyusul Desa Piyono Kecamatan Ngombol dan Desa Ngaglik Kecamatan Grabag sebagai juara ketiga.

Tropy penghargaan bagi para juara diserahkan Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Ny Riri Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian. Pada kesempatan itu Ny Riri Fatimah Verena Prihastyari menandaskan, bahwa keberhasilan PKK desa merupakan upaya nyata dalam melaksankan 10 program PKK hingga ditingkat terbawah, dasa wisma. (Nar)

BERITA REKOMENDASI